Pengurusan Speksi Tanpa Kendaraan Ada di Dishub UPT Terminal Amplas

Medan Berita –¬†Tampaknya kelakuan para oknum dikantor Dinas Perhubungan (Dishub) Unit Pelaksana Tehnis (UPT) yang berlokasi diterminal Amplas Kota Medan terindikasi menggunakan cara-cara siluman. Hal ini diduga dilakukan karena adanya persetujuan Kadishub Kota Medan, Renward Parapat. Sehingga terkesan legal adanya.

Bayangkan saja cara-cara pengurusan perpanjangan Speksi bisa dilakukan walapun tanpa menghadirkan unit kendaraan untuk dilakukan uji kelayakan (KIR), yang notabenenya sebagai prosedur.

Terbongkarnya kasus pengurusan dengan cara-cara siluman ini dibeberkan oleh sejumlah supir yang kerap akan memperpanjang pengurusan sekaligus melakukan pergantian buku Speksi yang baru kepada awak media ini.

Para supir menyebutkan untuk pengurusan perpanjangan surat ijin muatan barang (Speksi) dikantor Dishub terminal Amplas Medan mereka tidak perlu menghadirkan mobil (unit) yang akan diperpanjang Speksinya, cukup hanya dengan membawa surat-surat yang diperlukan beserta gesekan nomor mesin kendaraan.

” Tidak usah lah repot-repot membawa kenderaannya kemari (kantor Dishub Amplas), cukup dengan melengkapi surat-surat dan kertas gesekan nomor mesin sudah selesai. Tapi harganya memang beda dari pembayaran yang berlaku,” ungkap TN, salah seorang supir truck beroda 10, yang mengaku bekerja pada salah satu perusahaan di wilayah KIM Belawan.

Lebih lanjut dikatakannya, pengurusan perpanjangan sekaligus menerbitkan buku Speksi baru, untuk mobil truck beroda 10 yang sehari-hari digunakannya mengangkat barang milik perusahaan, dia membayar Rp1 Juta.

” Kalau Truck roda 10 yang saya gunakan sehari-hari ini, untuk perpanjangan ijin Speksinya sekaligus ganti buku dikenakan biaya Rp1 Juta, tetapi saya tidak perlu repot-repot menghadirkan unit kenderaannya untuk dilakukan uji kelayakan(KIR),” beber TN.

Hal senada juga dikatakan KN salah seorang supir Truck Trailler Roda 12 menyebutkan, kalau untuk mengurus perpanjangan Speksi dirinya juga tidak perlu menghadirkan unit kenderaan, dan membayar Rp1 Juta 300 Ribu.

” Kalau saya dikenakan biaya Rp1.300.000, karena yang saya gunakan sehari-hari Truck Trailler Roda 12, tapi perpanjangan Speksinya tidak perlu menghadirkan kendaraan,” ucap KN.

Sementara itu sesuai Perda yang sudah ditetapkan untuk pengurusan penerbitan perpanjangan buku Speksi Baru hanya dikenakan Rp61.500. Untuk perpanjangan dan tidak mengganti buku dikenakan biaya Rp51.500.

Dari hasil investigasi dilapangan beredar kabar permainan-permainan siluman yang dilakukan oknum kantor Dishub Amplas disebut-disebut dikordinir oleh RS mantan pegawai Dishub yang notabenenya telah pensiun bekerja sama dengan salah seorang oknum berinisial BM.

Sementara itu sebagai penerima berkas perpanjangan Speksi yang akan diurus oleh para calo maupun pemilik kenderaan langsung berinisial DK.

(Laporan dari Medan, MB)

Please follow and like us:
0

Comments

comments


Parse error: syntax error, unexpected '<' in /home/medan891/public_html/wp-content/themes/colormag-pro/navigation.php on line 2