Ajudan Kabag Umum Disdik Gol di Polsek Medan Baru

Teks Foto : Kanit Reskrim, AKP Adhi Putranto Utomo (Kanan) Didampingi Panit II Reskrim, Ipda Galih Yasir Mubaroq saat mengintrogasi tersangka FF dan menujukan barang bukti sepeda motor Yamaha Vixion BK 5972 XJ milik korban, Kamis (21/04/2016). (MB)

Medan Berita – Atas kenekatannya melakukan pencurian sepeda motor di halaman parkir Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, Jln. Cik Ditiro, akhirnya pelaku yang diketahui menjabat sebagai Ajudan Kabag Umum Disdik Gol dibalik jeruji besi sel Mako Polsek Medan Baru

Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic melalui Kanit Reskrim, AKP Adhi Putranto Utomo didampingi Panit II Reskrim, Ipda Galih Yasir Mubaroq, Kamis (21/04/2016) mengatakan, penangkapan pelaku FF (36) warga Jln. Karya, Kec. Medan Baru ini berawal dari laporan korban Eka Hady (28) warga Jln. Karya Tani, Gg. Berkah.

Dimana, korban mengaku kehilangan sepeda motor Yamaha Vixion warna merah, BK 5972 XJ yang diparkirkannya di Kantor Dinas Pendidikan Sumut pada Jumat (15/04/2016).

” Berdasarkan laporan korban, petugas kita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu dari dua pelaku beserta barang bukti,” ungkap Adhi.

Masih dijelaskannya, menurut pengakuan pelaku FF kepada petugas, aksi pencurian itu pelaku FF dibantu oleh seorang ponakkannya. Aksi pencurian itu dilakukan sebelumnya, seketika ponakan pelaku bernama A (DPO) datang ke Kantor Dinas Pendidikan Sumut untuk menjumpainya. setelah keduanya bertemu, selanjutnya keduanya merencanakan niat melakukan pencurian sepeda motor dan keduanya pergi ke pelataran parkir dinas tersebut.

” Pelaku Agus (DPO) kemudian merusak kunci sepeda motor milik korban itu. Setelah itu, pelaku FF membawa sepeda motor milik korban dan kemudian keluar dari tempat parkir Kantor Dinas Pendidikan Sumut untuk melarikan diri,” sebutnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku lainnya.

” Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku A, untuk pelaku FF, kita jerat dengan Pasal 363 KUHPidana. Ancaman hukuman lima tahun penjara,” jelas Kanit seraya menambahkan pelaku FF juga mengaku bahwa dirinya ajudan Kabag Umum inisial T di Dinas tersebut.

 

(Laporan dari Medan Baru, MB)

Please follow and like us:
0

Comments

comments

Enjoy this blog? Please spread the word :)