Berulang Kali Diributi, Grand Winner Spa Tetap Buka

Teks Foto : Grand Winner Spa, Jln. Sei Batang Serangan, Kel. Sikambing D, Kec. Medan Petisah. (MB)

Medan Berita – Meskipun berulang kali diributi warga sekitar, namun pemilik Grand Winner Spa yang berlokasi di Jln. Sei Batang Serangan, Kel. Sikambing D, Kec. Medan Petisah No:202 tetap saja membuka bisnis ” esek-sek” nya hingga hari ini, Sabtu (06/08/2016) siang.

Hal itu dibuktikan dengan ramainya pengunjung mendatangi tempat tersebut tanpa adanya gangguan dari pihak-pihak terkait sekalipun, sementara diketahui sebelumnya kemarahan warga sekitar dipicu karena pemilik spa berkedok kesehatan tersebut dianggap telah membohongi warga yang berdomisili di seputaran usaha miliknya.

” Keributan itu disebabkan karena gedung tersebut menyalahi izin dan dugaan dijadikan tempat ‘maksiat’, jadi warga sini keberatan, kericuhan warga dimulai bulan Agustus 2014, ironisnya pihak terkait khususnya Dinas Pariwisata Medan seolah acuh tak acuh atas penyimpangan yang dilakukan sang pemilik, hingga membuat pemilik tempat itu leluasa membuka praktik prostitusi berkedok panti pijat itu hingga hari ini tanpa ada gangguan apapun,” ungkap Ridin warga sekitar, Jumat (05/08/2016).

Dijelaskannya, rasa keberatan warga sebelumnya pernah diajukan kepada Camat Medan Petisah yang saat itu dijabat oleh Muhammad Yunus dengan tembusan surat secara tertulis kepada Walikota Medan, Dzulmi Eldin namun sampai saat ini belum juga mendapat tanggapan.

” Anehnya, sudah berjalan dua tahun surat keberatan yang dilayangkan warga Lingkungan 1, 2 dan 3 melalui Camat Medan Petisah yang lama hingga Camat Medan Petisah yang baru sekarang dijabat Rahmad Harahap belum juga mendapat respon dari Walikota Medan, Dzulmi Eldin, padahal diketahui saat itu Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Medan yang dipimpin, Ir Wiriya Alrahman mengaku belum pernah menerbitkan izin Grand Winner Spa dengan penanggungjawab atas nama Muhammad Haris, hal senada juga pernah dijelaskan pihak Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan mengaku telah memberikan peringatan kepada penanggungjawab tempat tersebut untuk mengembalikan fungsi dari Grand Winner Spa menjadi rumah tempat tinggal (hunian),” jelasnya seraya menyebut ada apa Walikota Medan dengan pemilik spa.

Perihal tersebut ketika dikonfirmasi awak media kepada pengelolah Grand Winner Spa bernama Willy, Sabtu (06/08/2016) siang, sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Pantauan di lokasi terlihat para pengunjung pria memasuki spa tersebut disambut dengan sejumlah pekerja (trafis) wanita Grand Winner Spa serta banyaknya sejumlah kendaraan terparkir di pelataran halaman.

(Laporan dari Medan Petisah, MB)

Please follow and like us:
0

Comments

comments


Parse error: syntax error, unexpected '<' in /home/medan891/public_html/wp-content/themes/colormag-pro/navigation.php on line 2