Lokasi Judi Game Tembak Ikan- Ikanan di Medan Tak Tersentuh Hukum

Teks Foto: Lokasi Game Tembak Ikan-Ikanan “Centre Golden Game” Pusat Hiburan Keluarga, Jalan Danau Singkarak, Kecamatan Medan Barat. (MB)

 

Medan Berita

Atensi Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada sejumlah Kapolres jajarannya dalam memberangus habis praktek perjudian, tampaknya belum direspon serius para bawahannya.

Akibat maraknya praktek perjudian, Kapolda Sumut, melakukan evaluasi dan memberikan arahan kepada seluruh pejabat utama Polda Sumut, para Kapolrestabes dan Kapolres sejajaran di Aula Catur Prasetya, Mapolda Sumut, Sabtu (09/09/2017) lalu.

Dengan adanya laporan perjudian yang sering terjadi, Kapolda berharap agar para pimpinan wilayah membubarkan perjudian yang terjadi dan lakukan penegakan hukum.

” Sangat banyak laporan melalui SMS yang saya terima, saya berharap agar segera ditindaklanjuti dan bersihkan sesegera mungkin, saya juga ingin lihat seperti apa cara masing-masing Kapolres mengomunikasikan hal seperti ini kepada pemerintah dan masyarakat,” tegas Kapolda Sumut saat itu.

Namun berbanding terbalik, sepertinya penindakan lokasi judi terjadi tebang pilih, kata Aktifis’98, Osriel Limbong kepada awak media ini, Rabu (20/09/2017) sore.

Menurutnya hal itu dibuktikan hingga saat ini praktek perjudian jenis game modus tembak ikan-ikanan yang ada di Medan masih terus berlangsung.

” Kalau dilakukan penindakan terhadap lokasi judi modus game tembak ikan-ikanan harusnya merata, kenapa di tingkat Kabupaten bisa diungkap sementara di Medan tak tersentuh hukum. Jangan tebang pilih, karena entar dinilai masyarakat ada apa-apanya sama pengelolah game ikan-ikan tersebut,” tegas pemuda berdarah batak ini.

Seperti yang telah diungkapkan warga sebelumnya mengatakan, lokasi judi game ikan-ikanan yang ada di Jalan Danau Singkarak, Medan yang bernama  “Centre Golden Game” Pusat Hiburan Keluarga wilayah hukum Polsek Medan Barat terlihat terus berlangsung.

” Perjudian ketangkasan terindikasi beromset hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah perhari diduga bebas akibat adanya kalaborasi pihak-pihak terkait dalam membekab para bandar,” kata sumber.

Ia menyebut, praktek perjudian tersebut, sudah berlangsung lama, namun tak ada tindakan tegas dari pihak Kepolisian untuk menutup praktek judi yang memang tidak dibenarkan di Negara Republik yang kita cintai ini.

” Bagaimana mau ditertibkan, para bandar judinya diduga sudah memberi setoran kepada pihak-pihak berwenang. Terbukti hingga saat ini judi dengan modus game tembak ikan di Jalan Danau Singkarak ini terkesan kebal hukum,” ujar sumber.

Ia menambahkan, walaupun masyarakat sekitar resah, tetapi para bandar tak mau ambil pusing. Apalagi ketika judi berlangsung oknum berambut cepak terlihat mengawal ketat praktek perjudian tersebut.

” Banyak kali oknum-oknum berambut cepak mengawal lokasi judi ini. Bahkan ada yang datang berpakaian dinas hanya untuk mengambil setoran saja,” beber sumber.

Pantauan wartawan di lokasi, ketika praktek perjudian berlangsung, terlihat sejumlah kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor terparkir rapi di depan lokasi. Warga menyebutkan para pemain judi juga datang luar daerah.

Warga meminta pihak Kepolisian bertindak tegas menertibkan lokasi tersebut.

” Kami warga setempat meminta pihak Kepolisian menggrebek lokasi perjudian ini. Tangkap bandarnya, dan kami sangat berharap judi game tembak ikan ini ditutup, demi kenyamanan dan ketentraman masyarakat disini,” harap warga. Terkait lokasi judi modus game tembak ikan di Jalan Danau Singkarak, Kecamatan Medan Barat itu sebelumnya dikonfirmasi kepada

Ketika dikonfirmasikan medanberita.co.id hal itu kepada Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Husein, Jumat (08/09/2017) sekira pukul 14:17 WIB hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Awak media ini kembali mengkonfirmasikan hal yang sama kepada Kapolsek Medan Barat, Kompol Vicktor Ziliwu, Jumat (08/09/2017) sekira pukul 22:00 WIB, lagi-lagi perwira melati satu itu  juga belum menanggapi konfirmasi yang dilayangkan via sms ke nomer handphone miliknya.

Sementara di lokasi berbeda adapun lokasi perjudian game ikan-ikan lainnya di Medan yakni: Game Ikan-ikanan Singapore Station, Jalan Adam Malik, Kecamatan Medan Petisah, Game Ikan-ikanan Singapore Station, Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun dan The Junggle Game, Jalan Bayu, Kecamatan Medan Sunggal, Pengelolah Wongso, Game Ikan-ikanan Galaxy Zone, Jalan Ring Road, Kecamatan Medan Sunggal dan Jalan Williem Iskandar dekat Diskotik Barcelona, Pengelolah Kevin.

Terkait masih berlangsung dan maraknya perjudian modus game tembak ikan-ikanan di Kota Medan, ketika dikonfirmasikan kepada Kanit VC Polda Sumut, Kompol Rahmad Gaol Hasibuan, Selasa (19/09/2017) sampai berita ini diturunkan, Rabu (20/09/2017) malam belum ada tanggapan.

(Laporan dari Medan, MB)

 

Please follow and like us:
0

Comments

comments

Enjoy this blog? Please spread the word :)