5 Tempat Hiburan Malam Terbukti Langgar Jam Tayang

Teks Foto: Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Doni S. Sembiring, SIK Saat Gelar Razia Salah Satu Tempat Hiburan Malam di Medan. (MB)

 

Medan Berita

Lima (5) tempat hiburan malam yang banyak digemari kaumlah muda mudi di Kota Medan terbukti melanggar jam tayang.

Hal itu diketahui saat dilakukan gelar razia tim gabungan personil Sat Sabhara Polrestabes Medan, Intelkam, Narkoba, Reskrim, Provos, Polisi Militer dan BNNP Sumut yang dipimpin Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Doni S. Sembiring, SIK, Sabtu (21/10/2017) malam hingga Minggu dinihari.

Adapun kelima (5) lokasi hiburan malam tersebut antara lain: Diskotik Super dan LG, Jalan Nibung Baru, Kel. Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Bar Pronto, Jalan Abdullah Lubis, Kec. Medan Baru, Diskotik Delta, Jalan Djuanda, Kec. Medan Maimun, Diskotik Grand D’Blues, Jalan Kapten Muslim, Kec. Medan Helvetia.

Menurut keterangan para pengunjung salah satu tempat hiburan malam saat disambangi medanberita mengatakan pelanggaran izin jam tayang tersebut sudah berlangsung cukup lama.

” Kalau pelanggaran jam tayang sudah lama itu terjadi dan sampai hari ini belum ada saya dengar izin keramaiannya dicabut pihak Intelkam Polsek jajaran Polrestabes Medan buktinya sejumlah lokasi hiburan malam tersebut masih beroperasi sampai matahari terbit,” sebut kalangan pengunjung pria.

Menanggapi hal itu, Aktifis’98, Osriel Limbong, M.Si menjelaskan berdasarkan Perda Walikota Medan, surat izin keramaian yang berlaku diketahui batas waktu jam tayang untuk tempat hiburan malam sudah ditetapkan.

” Untuk jenis Karaoke dan setaranya mulai hari Senin sampai Minggu pada pukul 24:00 WIB sedangkan izin tayang Diskotik mulai hari Senin sampai Jumat pada pukul 02:00 WIB sedangkan Sabtu dan Minggu hingga pukul 03:00 WIB,” sebut mantan Alumni IKIP Medan ini.

Ia menambahkan, selaku Direktur Sumut Institute dirinya berharap agar dilakukan tindakan tegas dari pihak terkait atas tempat-tempat yang dianggap telah melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

” Disini peran Intelkam sangat penting dan jika tempat hiburan itu terbukti melanggar izin operasional yang telah disepakati dan ditentukan agar Surat izin keramaian yang dilayangkan kesetiap lokasi hiburan malam tersebut dicabut dan perlu dilakukan tindakan tegas dari pihak internal jika oknum intelkam tidak menjalaninya dengan baik. Jika pembiaran terjadi maka saya menganggap pasti ada apa-apanya antara oknum yang menjalankan dengan pengelolah untuk menguntungkan pribadi dan kelompok semata,” harapnya.

Sebelumnya, terkait gelar razia yang dilakukan tim gabungan, Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Doni S. Sembiring, SIK saat dikonfirmasi medanberita, Minggu (22/10/2017) malam mengatakan, gelar razia yang dilakukan guna mengantisipasi peredaran dan penggunaan narkoba di lokasi hiburan malam.

” Jadi jumlah keseluruhan ada 80 orang pengguna positif narkoba kita amankan dari lima lokasi hiburan malam dan selanjutnya akan diserahkan ke BNNP Sumut, Jalan Williem Iskandar, Medan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” jelas perwira melati dua ini seraya menambahkan gelar razia yang dilakukan guna mencegah peredaran dan penggunaan narkoba di tempat hiburan malam sesuai yang diatensikan pimpinan sebelumnya.

Amatan di lokasi terlihat sejumlah tempat hiburan malam tersebut masih terdengar dentuman musik remix sampai pada pukul 06:00 WIB.

(Laporan dari Medan, MB)

Please follow and like us:
0

Comments

comments


Parse error: syntax error, unexpected '<' in /home/medan891/public_html/wp-content/themes/colormag-pro/navigation.php on line 2