Dugaan Penyimpangan Penanganan Kasus Kembali Terjadi di Polsek Patumbak

Teks Foto: Mapolsek Patumbak. (MB)

 

 

Medan Berita

Terkait konfirmasi dugaan terjadinya penyimpangan penanganan kasus di Mako Polsek Patumbak kembali terjadi lagi. Kali ini, medanberita mengkonfirmasi diduga seorang tersangka pengoplos minyak tanah inisial L yang terbukti dan dilepas usai dilakukan penahanan dalam berapa hari di sel penjara Polsek Patumbak.

Lagi-lagi, Kapolsek Patumbak, Kompol Yasir Ahmadi pada Senin (25/12/2017) sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Hal yang sama juga dikonfirmasikan kepada Kanit Reskrim, Iptu M. Ainul Yaqin, Senin (25/12/2017) sampai berita ini diturunkan juga belum ada jawaban.

Menurut keterangan warga sekitar kepada awak media mencetuskan, sebelumnya anggota Polsek Patumbak melakukan penangkapan terhadap tersangka L di kediamannya akibat terbukti melakukan pengoplosan minyak tanah/lampu.

Dari lokasi depan rumah tersangka tersebut, petugas menyita barang bukti seperti 25 jerigen minyak lampu, selang, becak dan lainnya. Selanjutnya para hamba hukum itu memboyong tersangka L bersama sejumlah barang bukti.

Usai dilakukan pemeriksaan dan penahanan terhadapnya, tersangka kemudian dilepas oknum petugas.

” Tersangka L udah bebas bang dari Polsek Patumbak, kabarnya Rp.20 juta bayar dia,” sebut warga.

Sebelumnya, konfirmasi dugaan penyimpangan kasus psikotropika di Polsek Patumbak inisial F dan J, dua pimpinan di kantor polisi itupun tidak menanggapi.

Dibeberkan warga sekitar menyebut 2 tersangka inisial F dan J yang berdomisili di Jln. Bajak IV, Medan Amplas sebelumnya ditangkap oleh petugas Polsek Patumbak atas kedapatan 1 paket narkoba jenis sabu-sabu di depan rumah F.

Menurut pengakuan kedua tersangka saat diintrogasi petugas, bahwa barang haram itu dibelinya dari seseorang yang ada di Pasar 12, Gg. Tower.

Singkat cerita, ironisnya kata warga, setelah dilakukan penahanan di ruang sel penjara Polsek Patumbak berapa hari, para tersangka akhirnya menghirup udara bebas.

” Sudah keluar tersangka F dan J itu dari Polsek Patumbak, keluarganya ngaku mereka kenak Rp.40 juta,” ucap warga.

Guna mengetahui kebenaran perihal info tersebut, medanberita kemudian mengkonfirmasikan langsung kepada Kapolsek Patumbak, Kompol Yasir Ahmadi, SIK pada Senin (25/12/2017) sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Hal yang sama juga dikonfirmasikan kepada Kanit Reskrim, Iptu M. Ainul Yaqin, Senin (25/12/2017) sampai berita ini diturunkan juga belum ada jawaban.

(Laporan dari Medan, MB)

Please follow and like us:
0

Comments

comments


Parse error: syntax error, unexpected '<' in /home/medan891/public_html/wp-content/themes/colormag-pro/navigation.php on line 2