Tujuan Penerbitan Perpres Nomor 20 Tahun 2018 Untuk Perbaiki Iklim Investasi

Teks Foto: Menperin, Airlangga Hartarto Saat Berbincang Bersama Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla Dalam Acara Musyawarah Nasional Apindo ke-10 di Jakarta, Selasa (24/04/2018).

 

JAKARTA (Medan Berita)

Tujuan utama diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing adalah untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia.

Sebut Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto pada Acara Musyawarah Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ke-10 di Jakarta, Selasa (24/04/2018).

Menperin berharap, dengan banyaknya investor yang akan menanamkan modalnya ke Indonesia, bisa membuka lapangan kerja baru yang banyak.

“ Sejak dahulu, tenaga kerja asing khususnya yang expert ini kalau datang ke Indonesia itu bersama para pemodal. Bukan datang dan mencari kerja sendiri di Indonesia,” ungkapnya.

Jadi melalui Perpres tersebut, kata Menperin, Pemerintah memberi kemudahan mengenai pemberian visa bagi tenaga ahli asing ini untuk memberikan transfer pengetahuan dan teknologi bagi tenaga kerja lokal.

“ Contohnya, Perusahaan Maintenance, mereka memerlukan tenaga ahli itu paling tidak enam bulan untuk pengerjaannya. Nah, kalau izinnya hanya untuk tiga bulan, bagaimana Pabrik bisa beroperasi dan berjalan,” ucapnya.

Jadi, kualifikasi tenaga kerja asing (TKA) yang boleh masuk ke Indonesia tidak dilonggarkan, yang boleh masuk hanya tenaga kerja dengan keahlian khusus yang ketersediaannya kurang di Indonesia. Selain itu, lanjut Menperin menjelaskan, khusus sektor industri digital, saat ini Indonesia sedang banyak membutuhkan tenaga ahli dari luar negeri untuk memberikan pelatihan bagi para startup lokal. Kalau mereka tidak bisa masuk, kata Airlangga, maka pengembangan software itu terpaksa outsourcing ke negara lain.

“ Sebagai contoh di Yogyakarta, banyak call center yang dibangun disana. Itulah yang kita dorong, karena perbandingannya 1 expert, 1.000 tenaga kerja lain,” tutur Airlangga.

Ditambahkannya, sejak awal, Pemerintah menyatakan bahwa pengaturan kembali perizinan penggunaan tenaga kerja asing di Indonesia adalah untuk mendukung perekonomian nasional dan perluasan kesempatan kerja melalui peningkatan investasi,” pungkas Menperin.

(Laporan dari Jakarta, MB)

Please follow and like us:
0

Comments

comments


Parse error: syntax error, unexpected '<' in /home/medan891/public_html/wp-content/themes/colormag-pro/navigation.php on line 2