Mi Instan Bebas Rasa Bersalah

Medanberita.co.id – Dibalik rasa lezatnya ternyata ada beberapa kandungan dalam mie instan yang bila dikonsumsi terlalu sering bisa membawa kerugian bagi tubuh. Dibalik rasa lezatnya ternyata ada beberapa kandungan dalam mie instan yang bila dikonsumsi terlalu sering bisa membawa kerugian bagi tubuh.

Jakarta Siapa tak kenal mi instan? Makanan siap saji satu ini memang sudah tak asing lagi bagi kita masyarakat Indonesia. Selain praktis atau mudah dibuat, mi instan memiliki rasa enak nan lezat. Karena keunggulan tersebut, tak jarang mi instan sering dijadikan makanan cadangan di saat perut mendadak lapar atau ketika jauh dari keluarga.

Muat Lebih

banner 728x90

Tapi perlu diingat, dibalik rasa lezatnya ternyata ada beberapa kandungan di dalam mi instan yang bila dikonsumsi terlalu sering, bisa membawa kerugian bagi tubuh.

Kalori tinggi bikin mudah gemuk

Sudah jadi rahasia umum kalau mie instan mengandung karbohidrat tinggi dan miskin serat. Namun, seringkali orang Indonesia kerap memperlakukan mie instan sebagai lauk dari nasi, atau istilahnya ‘belum dibilang makan kalau belum kena nasi’. Nah, kebayang kan dari duet sumber karbohidrat tersebut berapa banyak yang akan dikonversi menjadi lemak dan disimpan oleh tubuh?

Kadar garam atau natrium tinggi bikin hipertensi

Dalam satu kemasan mi instan rata-rata terkandung 1300 – 2700 mg sodium, padahal asupan sodium yang disarankan hanya sekitar 1500 mg per hari. Bisa bayangkan bila mengonsumsi lebih dari satu bungkus, berapa banyak jumlahgaram yang masuk ke dalam tubuh?Kandungan garam yang terlalu tinggi inilah biang keladi tubuh beresiko terkena darah tinggidanpenyakit jantung, lho.

Melihat fakta tersebut pastinya timbul keraguan bahkan perasaan bersalah ketika mengonsumsi mi instan, kan? Efek negatif dari mi instan sebenarnya bisa dihindari jikakita memilih produk mie instan yang lebih sehat. Berkat kemajuan teknologi saat ini sudah ada lho mie instan yang bisa meminimalkan efek negatif tersebut, cirinya apa saja?

Pilih proses pengeringan dipanggang bukan digoreng

Mi instan yang banyak beredar dikeringkan dengan cara digoreng. Proses ini menjadi salah satu penyebab mengapa kalori dihasilkan menjadi begitu tinggi. Ingat! Selalu pilih mie instan yang diproses dengan cara dipanggang. Cara ini menghasilkan kandungan lemak jauh lebih rendah, sehingga lebih rendah kalori dan lebih sehat pastinya.

Lebih Rendah Garam

Rata-rata mie instan yang beredar memiliki kandungan garam 1300 – 2700 mg. Coba bandingkan dengan mi instan sehat yang kandungan garamnya hanya 250 mg, sangat jauh bukan? Selain cocok dikonsumsi ketika sedang menjalani diet juga takkan was-was jika sering dikonsumsi. (Net)

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *