IRT Tewas Diseruduk Kereta Api Sri Bilah

Medan Berita – Perlintasan rel kereta api tanpa palang di dekat Bandara Kualanamu, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Beringin, kembali memakan korban, Rabu (02/12/2015). Hal ini dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang bernama Kurniati (41) warga Desa Ramunia II, Kecamatan Pantai Labu yang mengendarai sepeda motor tewas ditempat setelah ditabrak kereta api Sri Bilah tujuan Medan.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian saat itu ibu beranak tiga ini melaju dengan kecepatan tinggi dari rumahnya menuju Kota Lubukpakam. Selang bersamaan kereta api dari arah Perbaungan menuju Medan pun melintas.

Muat Lebih

banner 728x90

” Sudah dibilang ke dia (korban) bahwa ada kereta. Tapi korban enggak dengar,” ucap Rahmad warga sekitar.

Disebut warga lainnya kalau korban sempat terseret sekitar 20 meter. Dari lokasi kejadian korbanpun selanjutnya dibawa ke RS Patar Asih yang dekat dari lokasi.

Meski tidak memiliki palang, perlintasan sebidang ini biasanya dijaga oleh seorang petugas Dinas Perhubungan setempat. Namun, belum diketahui apakah pada saat kejadian ada tidaknya petugas.

Pasca kejadian jasad Kurniati langsung dibawa ke RS Patar Asih yang tak jauh dari tempat kejadian, terlihat seorang remaja yang disebut sebagai anak bungsu almarhumah menangis histeris.

“ Mamak jangan tinggalin aku. Mamak, mamak,” katanya berulang ulang sambil memeluk saudaranya.

Jefri, anak kedua Kurniati mengatakan ibunya ingin pergi kepelatihan salon.

“ Mamak mau pelatihan salon ke Pakam ini,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak kereta api atas insiden kecelakaan.

 

(Laporan Dari Kualanamu, MB-14)

Comments

comments

Pos terkait