Pencetak & Pengedar Upal Ditangkap

Medan Berita  – Tersangka Teshar Randa (32) warga Jalan Kertas, No.27, Kel Sei Putih Barat, Kec Medan Petisah, Kamis (03/12/2015) kemarin, diringkus Polsek Helvetia.

Pasalnya, Pria memiliki Tato di lengan kanan & kiri ini ketangkap mencetak dan mengedarkan uang palsu (upal) pecahan Rp 50 ribu.

” Dari penangkapan ini polisi mengamankan barang bukti pecahan uang palsu Rp 50 ribu sebanyak Rp 1.050.000,- serta lembaran kertas Code R4 bercetakkan uang palsu senilai Rp 5 juta belum digunting,” kata Kapolsek Helvetia Kompol Ronni Bonic, SIK didampingi Kanit Reskrim AKP Hendrik Tumaluru kepada medanberita.co.id, Jum’at (04/12/2015) tadi.

Selain itu, jelas Ronni, dari tangan tersangka Teshar Randa pihak kita juga mengamankan sebuah pisau carter dan penggaris, sebotol alkohol, enam pucuk jarum suntik, dua botol tinta printer, satu flasdisk, satu buah carger laptop, satu buah laptop berserta printer dan satu tas berwarna hitam.

” Penangkapan berawal petugas mendapat informasi adanya peredaran uang palsu, di situ dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka,” ucapnya.

Dijelaskan Ronni, dari situlah polisi menyaru sebagai pemesan uang palsu itu dan melakukan transaksi uang palsu sebesar Rp 1 juta dibayar dengan uang Rp 500 Ribu.

” Setelah mendapatkan uang palsu pecahan Rp 50 ribu lalu petugas melakukan pengecekan, dipastikan palsu pelaku langsung diamankan,” cetusnya kembali.

Ronni menegaskan akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 36 (1), (2), (3) UU RI No 7 Tahun 2011 tentang mata uang.

” Tersangka maksimal diancam hukuman 15 tahun kurungan penjara,” tegas Ronni.

 

 

(Laporan Dari Medan Helvetia, MB-R1)

Comments

comments

Pos terkait