Akhirnya 3 Perampok Xenia Berhasil Ditangkap

Medan Berita – Ketiga pelaku perampokan terhadap mobil Xenia BK 1299 VR, masing-masing, Syahril Azhar (37), Muhamad Arif Hudaya Lubis als Arif (25) serta Anto Tanjung (42), sebelumnya mengaku kepada korban Suprianto (27) kalau mereka adalah perampok sadis berdarah dingin dan mengatakan telah berulang kali melakukan aksi pencurian.

Tapi dalam waktu singkat, ketiga pelaku dengan mudah berhasil diringkus timsus yang dibentuk Polres Deliserdang. Kemudahan petugas untuk mengungkap perampokan tersebut tidak lain karena kebodohan ketika tersangka. Pasalnya, begitu berhasil melumpuhkan Suprianto, ketiganya ternyata bukan saja merampas mobil Xenia yang dibawa korban.

Muat Lebih

banner 728x90

Seluruh harta benda yang melekat di tubuh warga Sigambar Rantau Parapat tersebut, seperti Dompet dan Hape juga turut dirampok.Nah..berdasarkan signyal hape milik korbanlah maka perampokan tersebut berhasil diungkap oleh petugas.

Ceritanya begini, perampokan tersebut berawal ketika seorang pelaku, terakhir diketahui bernama Syahril Azhar merental mobil Xenia BK 1299 VR dari Dumai tujuan Lubuk Pakam yang dikemudikan oleh korban Suprianto, Kamis (03/12/2015) pukul 01. 30 WIB, dengan perjanjian ongkos sebesar Rp 2 juta. Singkatnya, sesampainya di kota Lubuk Pakam, sekira pukul 04.00 WIB, seorang pelaku lagi, Anto Tanjung naik ke atas mobil.

Kedua pelaku lalu menyuruh Suprianto mengarahkan mobil menuju Tanjung Morawa. Mirisnya, baru beberapa ratus meter Suprianto memacu mobilnya, kedua pelaku lalu menyuruh Suprianto untuk memberhentikan mobilnya.

Ditempat yang agak sunyi tersebut, kedua pelaku lalu memukuli korban hingga babak belur. Setelah itu, mulut korban disumpal dengan baju dan tangannya diikat dengan tali. Selanjutnya, Suprianto lalu ditidurkan dibangku kedua. Kemudi mobil kemudian dipegang kendali oleh Anto Tanjung yang diketahui memiliki ciri ciri bebadan tegap dan berkepala botak, menuju Medan. Sesampainya di Amplas, seorang tersangka lainnya, terakhir diketahui bernama Muhamad Arif Hudaya Lubis als Arif, warga Desa Jaharun A kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, juga naik ke atas mobil lalu duduk di bangku dua dengan korban. Ketiga pelaku kemudian mengarahkan perjalanan menuju Kecamatan Biru Biru.

Di tengah jalan, tersangka Arif yang sebelumnya mengaku bernama Andi dan mengaku sebagai anggota Polisi yang bertugas di Pekan Baru, sempat mengancam akan membunuh Suprianto jika berani berbuat macam-macam.
Dibawah ancaman pisau, Arif juga mengaku kalau dia bersama kedua temanya adalah pembunuh berdarah dingin dan telah berulang kali melakukan perampokan.kemudian sesampainya di Dusun 4 Desa Simpang Namo Pinang, Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru Biru, Deliserdang, Suprianto kemudian dibawa ke pinggir sungai berencana untuk dibuang.

Namun karena melihat ada sejumlah warga beraktifitas di pinggir sungai, ketiga pelaku lalu memutar balik mobil. Setelah mengambil dompet dan hape merk Nokia milik korban, tepat dipinggir jurang, korban kemudian dicampakan lalu membawa pergi mobil milik toke Suprianto.

Untung saja, warga sekitar yang kebetulan melintas, mendengar teriakan minta tolong Suprianto. Warga kemudian menyelamatkan ayah dua anak ini lalu membawanya ke Polsek Biru Biru. Di kantor Polisi, Suprianto lalu menceritakan kejadian yang dialaminya. Tanpa buang waktu, pihak kepolisian dari Polsek Biru Biru langsung menanggapi dengan sigap.Setelah dilakukan pelacakan dari nomor hape milik Suprianto yang turut dirampas oleh ketiga pelaku, diketahui kalau keberadaan para pelaku sedang berada di seputaran Bangun Purba.

Tanpa buang waktu, Polres Deliserdang kemudian membentuk tim untuk melakukan pengejaran. Sekira pukul 16.00 WIB, mobil tersebut akhirnya ditemukan di Kecamatan Bangun Purba tepatnya diareal kebun sawit.Begitu mobil tersebut ditemukan, Polisi terus melakukan pengejaran dengan berpedoman kepada sinyal Hape milik Suprianto yang dirampas.

Esoknya, Jumat (04/12/2015) pukul 11.00 WIB, salah satu tersangka, Anto Tanjung akhirnya berhasil ditangkap, saat berada di Kelurahan Bakaran Batu. Warga Jalan Kartini Lubuk Pakam ini ditangkap karena mengantongi
Hape milik Suprianto.

Dari hasil pengembangan dilakukan, Muhamad Arif Hudaya Lubis als Arif juga akhirnya berhasil diringkus Sabtu (05/12/2015) sekira pukul 01.20 WIB dinihari ditempat persembunyiannya. Ketiga tersangka akhirnya berhasil digulung setelah satu tersangka terakhir bernama, Syahril Azhar juga berhasil tertangkap pada Sabtu (05/12/2015) sekira pukul 17.00 WIB sore harinya. Kini, ketiga tersangka masih mendekam di sel tahanan Polres Deliserdang guna keperluan penyidikan lebih lanjut.

 

(Laporan Dari Polres Deliserdang, MB-7)

Comments

comments

Pos terkait