Alasan Beli Nasi, Kereta Dibawa Kabur Dua Cewek Cantik

Medan Berita – Walau baru saja berkenalan, namun Loudry V Tarigan berani meminjamkan keretanya kepada dua cewek yang berada satu warung internet (warnet) dengannya. Dari data yang diterima di kepolisian pada Senin (07/12/2015) sekira pukul 12.00 WIB, kejadian itu membuat dirinya merugi belasan juta.

Awal cerita pria 21 tahun itu sedang mencari tugas di sebuah warnet pada Minggu (15/11/2015) malam. Karena alasan jarak, ia memilih yang berdekatan dengan rumahnya di kawasan Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Tuntungan. Warga Jalan Jamin Ginting Gang Ate Malem No 49 A, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, itu mencarinya di Warnet Sri Collection. Sedang asyik mencari dan mengerjakan tugas kuliahnya, ia dihampiri oleh satu orang perempuan cantik. Lidya (23) warga Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, membuka percakapan dengan Loudry. Merasa nyaman, percakapan itu tetap berlanjut antara Lidya dan Loudry.

Ternyata Lidya menyimpan sebuah rencana jahat, ia sengaja berincang lama agar bersedia dipinjamkan kereta oleh Loudry. Tak begitu lama datanglah IS (17) warga Medan Tuntungan yang mengaku lapar kepada Lidya.

“ Gak ada kereta kita, jauh kedai nasi,” ucap Lidya kepada IS. Mereka ternyata sudah bersubahat untuk menggelapkan kereta calon korbannya. Lidya yang berucap pertama sekali untuk meminjam kereta milik Loudry. Dua cewek cantik yang kelaparan membuat mahasiswa ini iba dan meminjamkan kereta Yamaha Jupiter MX dengan nomor polisi BK 2856 ACO berwarna merah kepada mereka. Waktu saat itu menunjukkan pukul 8 malam, keduanya berboncengan menggunakan kereta korbannya mencari rumah makan.

Setelah berjam-jam menanti keretanya, tiada lagi kejelasan disebabkan keduanya beserta keretanya tak kunjung kembali. Loudry pun memilih pulang ke kediamannya. Untuk memastikannya keretanya, pagi harinya ia kembali lagi ke warnet itu melihat kedua cewek yang membawa keretanya, namun nihil hasilnya. Sudah menjadi korban penipuan dan penggelapan, keesokan harinya ia melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Delitua.

Terpisah, Kepala Unit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Jonathan SH, mengatakan adanya penggelapan yang dilakukan oleh kedua wanita tersebut.

“ Ada laporannya, dua wanita yang menggelapkan,” terang Jonathan.

Lanjut dikatakannya atas peristiwa itu dilakukanlah penyelidikan dan petugas mengamankan kedua pelaku. Salah seorang pelaku yang menginjak usia 17 tahun tidak ditahan karena masih dibawah umur.

“ Kita amankan keduanya pada Sabtu (05/12/2015) lalu namun salah seorang yang masih dibawah umur tidak ditahan,” terang Jonathan.

Saat ini kepolisian terus mengejar keberadaan kereta milik korban. Keduanya pun dijerat dengan pasal penipuan dan penggelapan.

“ Kita jerat dengan KUHPidana pasal 372 dan 378, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tandas Jonathan.

 

(Laporan Dari Polsek Delitua, MB-7)

Comments

comments

Pos terkait