Curi Kotak Infaq, Pecandu Sabu Babak Belur

pelaku kotak infaqMedan Berita – Seorang pria 32 tahun dengan wajah babak belur diboyong polisi ke kantor, Sabtu (12/12/2015) sekira pukul 15.30 WIB. Mengaku bernama Permohonan Nasution, ia tertangkap tangan sedang mencuri sebuah kotak infaq di Jalan Besar Delitua, tepatnya disamping salah satu showroom kereta merk Jepang.

Warga Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak itu kini mengisi salah satu ruangan sel Mapolsek Delitua untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya didepan hukum.

Awal cerita dari pengakuan warga yang melakukan aksi pengejaran bahwa peristiwa memalukan itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB.

“ Sekitar jam 3 sore, dia (pelaku) pura-pura menelpon dekat laundry,” terang Andi.

Lanjut dikatakannya tak lama berselang melihat keadaan ruko Gemari Laundry itu tak ada yang menjaga, ia mengambil kotak infaq khusus anak yatim yang ada di meja kasir. Aksi pengambilannya berhasil, namun ada yang melihat dirinya tergesa-gesa membawa kotak menuju kereta jenis Honda Beat dengan nomor polisi BK 2215 ACG berwarna putih.

Merasa kehilangan kotak infaq, pegawai itu lantas teriak maling. Terkejut ia diketahui mengambil hak anak yatim, ia memilih kabur dengan membawa kotak itu. Pegawai dengan sigap mengejar Nasution dengan keretanya.Untuk menghindari tertangkap, ia memilih jalan ke kawasan Kuburan Cina, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua. Pegawai yang melihat pelaku terus mengejar dan berteriak maling sepanjang jalan.

Salah seorang pelajar yang kebetulan melintas berlawanan arah sudah memperhatikan gerak-gerik Nasution. Dengan keberanian yang pelajar itu punya, dirinya beserta keretanya menabrak pelaku. Alhasil benturan antara kereta itu membuat keduanya jatuh dari kendaraannya, pegawai yang mengejar tetap berteriak maling. Caranya mencari perhatian berhasil, warga langsung mengerumuni pelaku dan memberikan bogem mentah kepadanya.

Banyaknya massa yang melakukan aksi pemukulan, membuat wajah Nasution yang mulus menjadi lembam. Polisi yang melakukan patroli disana langsung menenangkan warga dan mencari tahu kejadian. Setelah mendengar aksi yang sudah dilakukan oleh Nasution, polisi lalu menggelandangnya ke Mapolsek Delitua.

Permohonan Nasution mengaku terpaksa melakukan itu karena tidak mempunyai uang, “Gak punya uang lagi,” aku pria ini. Terangnya lagi hal ini disebabkan oleh candu narkoba yang tidak tertahan lagi. Akibatnya, kotak infaq pun menjadi sasaran empuknya.

Kapolsek Delitua, AKP Daniel melalui Kanit Reskrim, Iptu Jonathan, SH mengatakan bahwa adanya pelaku pencurian yang diamankan dan dipastikan akan diproses secepatnya.

“ Pelaku pencurian kotak infaq sudah kita amankan, pasti kita proses secepatnya,” tandas Jonathan.

 

(Laporan Dari Polsek Delitua, MB-7)

 

 

Comments

comments

Pos terkait