Diduga Stres, Pengusaha Ternak Ayam Gantung Diri‬

Medan Berita – Memang di dunia ini tidak semua orang berfikiran panjang, ada demi uang orang rela masuk penjara, karna melakukan korupsi, mencuri, merampok dan lain sebagainya, Namun lain lagi yang satu ini, seorang Alumni salah satu perguruan swasta di Medan bernama Prayetno (28), ditemukan tewas tergantung akibat usaha ayam ternaknya selalu merugi di dalam kamar sebuah rumah kosong, yang jaraknya sekira 100 meter dari kediamannya di Dusun 3, Desa Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, Sabtu (12/12/2015) sore, sekira pukul 17.00 WIB.‬

‪Penemuan jenazah seorang yang sangat dikenal baik oleh warga itu membuat warga gempar, pasalnya warga tidak menyangka kalau Prayetno bunuh diri dengan mengantungkan lehernya dengan tali tambang nilon terlilit dileher.

‪Informasi di peroleh dari beberapa warga sekitar yang sempat ditanyai wartawan awalnya jenazah ini ditemukan oleh ibu kandung korban Purbowati (46) yang mencari keberadaan korban yang belum pulang.‬

‪” Memang tidak seperti biasanya, korban ini memiliki usaha ayam potong setiap hari dia (korban) di kandang ternaknya dan selalu kembali ke rumah usai memberi makan ternak ayam potongnya,” ucap warga.

Selanjutnya warga menjelaskan bahwa almarhum sangat dikenal baik oleh warga sekitar,.

” Kami sangat mengenal korban, sejak tamat kuliah tiga tahun lalu, korban memilih untuk berwirausaha beternak ayam potong.‬Jadi setiap hari dia (korban) di kandang ternaknya itu,” sebut salah seorang warga.‬

‪Lanjut warga, insiden kematian korban sangat mengejutkan warga sekitar mendengar.

” Memang kami tau sore, mamaknya nyariin dia. Makanya mamaknya pergi ke peternakan korban (TKP), dikirain mamaknya korban ketiduran, Rupanya sudah tergantung nggak bernyawa lagi,” lanjut warga lagi.‬

‪Ditambahkan warga, diketahui lokasi kematian Almarhum tak jauh dari rumah miliknya.

” Dekat kandang ternak itu ada rumah kosong milik keluarga korban. Selama ini, rumah kosong itu menjadi tempat korban bunuh diri itu digunakan untuk tempat penyimpanan pakan ternaknya dan korban ditemukan tergantung di salah satu kamar kosong rumah itu dengan tali yang di ikat pada kayu penyanggah atap rumah,” sebut warga kembali.

Lanjut warga, Di lokasi itu, juga terlihat kursi yang sudah terjatuh. Namun jasad korban diturunkan sendiri oleh keluarga korban yang tidak menunggu petugas.‬

‪Selain itu ditempat terpisah beberapa warga juga menceritakan, siang hari tadi, anak kedua dari tiga bersaudara, anak dari Goman (53) dan istrinya Purbowati (46) itu masih terlihat di areal lokasi kejadian.

” Sebelum kejadian, padahal Kami lihat mereka masih mengendarai kereta melintas di desa itu, ya tapi itulah bang kenyataannya,” tambah warga.

Saat di singgung wartawan motif gantung diri korban, warga kembali menjelaskan diduga akibat stres.

” Informasi yang kami ketahui motif dibalik bunuh diri itu dilatari karena stres akibat usahanya terus merugi. Dan ternaknya juga sering mati mendadak, kalau masalah yang lain tidak ada, apa masalah pacaran, setahui kami korban ini tidak memili pacar,” jelas warga.

‪Sementara ‪Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ferry Kusnadi saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa korban murni gantung diri.‬

‪” Dari hasil olah TKP, korban murni gantung diri. Tidak ada unsur kekerasan. Keluarga korban juga mengaku iklas dan jasad korban tidak diautopsi,” sebut Ferry.

Ditambahkan Panit Reskrim Polsek Patumbak, Ipda Samosir mengatakan bahwa jenazah diturunkan pihak keluarga.

” Keluarganya tadi yang menurunkan, bukan kita,” sebut Panit Ipda Samosir yang juga turun ke lokasi kejadian,” jelas Samosir mengakhiri.

 

(Laporan Dari Polsek Patumbak, MB-1)

Comments

comments

Pos terkait