BP3 TKI Medan Akan Sambut Kepulangan 23 TKI di Bandara Kuala Namu

example banner

Medan Berita –  Terkait khabar pemulangan 23 orang TKI asal sumut yang sempat diduga tertipu akan janji agen PJTKI PT.SPT yang dipekerjakan di Tanjung Manis serawak Malaysia akhirnya mendapatkan perhatian pemerintah.
Hal ini diungkapkan Rizal Saragih selaku Kepala Seksi Perlindungan TKI yang berdinas pada kantor Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) kota medan kepada medanberita.co.id, Rabu (16/12/2015) pada saat menerima aksi solidaritas massa buruh FSPMI Sumut dikantor PJTKI PT.Satria Parang Tritis.

” Kita sudah mengetahui hal ini, dan kita langsung respon terkait permasalahaan 23 TKI ini sejak tanggal 7 Desember kemarin, dan nanti setibanya TKI dibandara kualanamu pihak BP3 TKI medan akan melakukan penjemputan resmi,” ujarnya.

Ketika ditanya kapan jadwal kepulangan para TKI dan apa langkah selanjutnya terkait permasalahan para TKI, dirinya mengatakan mendapatkan info dari KJRI di Khucing Malaysia akan diberangkatkan pada tanggal 21 Desember 2015, begitupun dirinya menyatakan tidak berani memastikan karena hingga saat ini pihaknya belum mendapat khabar resmi dari KJRI.

Terkait tindaklanjut BP3 TKI pihaknya mengatakan setelah dilakukan penjemputan di bandara kualanamu nantinya para TKI akan dibawa terlebih dahulu ke kantor BP3 TKI di Jalan Mustafa Medan dan diadakan pertemuan kembali dengan pihak agen PJTKI guna penyelesaian permasalahan yang terjadi.

” Kalau info kepulangannya tangal 21 Desember, tapi saya tidak berani pastikan karena kita belum dapat kabar resmi dari KJRI, intinya kita akan siapkan penjemputan dibandara dan TKI nantinya kita bawa ke kantor dahulu untuk diadakan pertemuan dengan pihak PJTKI,” ujarnya.

Rizal juga menyampaikan terimakasih atas atensi FSPMI yang telah peduli akan nasib para TKI dengan menginformasikan kejadian ini baik melalui media sosial dan rekan-rekan wartawan, dirinya juga mengatakan bahwa penanganan permasalahan TKI bukan hanya menjadi perhatian nasional akan tetapi persoalan internasional, maka menurutnya info seperti ini sangat dibutuhkan dari semua pihak yang peduli sehingga dapat mengurangi angka permasalahan yang dialami para TKI diluar negri.

” Ya kita apresiasi dengan langkah FSPMI, ini juga membantu kerja kami, dan masalah TKI bukan hanya masalah nasional, tapi merupakan masalah internasional, jadi kita semua harus berperan berbagi informasi tentang permasalahaan yang dialami TKI kita,” ungkapnya.

Sementara Willy Agus Utomo selaku sekretaris FSPMI Sumut menyampaikan akan terus mengawal dan memantau perkembangan penanganan dan penyelesaian terkait 23 TKI tersebut, dirinya meminta agar PJTKI tetap bertangung jawab dan BP3 TKI dapat segera menyelesaikan persoalan ini.

” Kita akan terus kawal, hingga permasalahan 23 TKI selesai, kami minta agar PJTKI bertangung jawab dan BP3 TKI serius selesaikan persoalan ini,” tandasnya.

 

(Laporan Dari Medan, MB-14)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait