Ngaku Dibegal, Erwin Nginap Disel

example banner

Medan Berita – Maraknya aksi kejahatan jalanan seperti perampokan sepedamotor dimanfaatkan segelintir orang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan dengan membuat laporan palsu.

Jum’at (18/12/2015) tadi, Erwin Syahputra, warga Dusun 3, Sukaramai Desa Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, meringkuk ditahanan Polsek Sunggal lantaran terbukti membuat laporan palsu kasus perampokan sepeda motor.

“ Dia (tersangka) membuat laporan palsu atas kasus begal di Jalan Abdul Hamid, dan kini ditahan di Polsek Sunggal,” ujar Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono kepada wartawan, usai sholat Jumat (18/12/2015) tadi.

Dalam laporan tertuang dalam LP/2318/k/XII/2015/SPKT Polsek Sunggal, tersangka laporan palsu ini, mengaku sepeda motor Yamaha Mio miliknya telah dirampok kawanan begal di Jalan Binjai Km 10,5 tepat di depan Asrama Abdul Hamid.

“ Namun setelah dilakukan pemeriksaan ternyata tidak ada perampokan, malah didapati sepeda motornya digadai di kawasan Helvetia,” kata Aldi.

Laporan malah berbalik arah Erwin, semula jadi korban malah jadi tersangka kasus penggelapan. Akibatnya, tersangka kini terpaksa merasakan dinginnya sel tahanan Polsek Medan Sunggal.

“ Laporan palsu dijerat pasal 263 Kuhpidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” ujar mantan Kapolsek Sunggal ini.

 

(Laporan Dari Medan, MB-R1)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait