Ditabrak Kereta Supra, Pelajar SMU Meregang Nyawa

example banner

Medan Berita – Nyawa Frans Tarigan (16) warga Desa Kutomuliyo, Kecamatan Biru Biru, Deliserdang tidak dapat tertolong lagi meskipun sempat mendapat pertolongan medis. Siswa kelas 2 SMU tersebut meregang nyawa
setelah kereta Satria FU BK 2278 ACF miliknya ditabrak oleh Candra (32) pengendara Honda Supra tanpa plat.

Data yang dihimpun awak media ini, peristiwa naas itu terjadi Jumat (01/01/2016) sekira pukul 20.00 wib. Saat itu, korban berencana hendak pulang kerumah di Simpang Kembiri, Desa Kutomuliyo. Namun sesampainya didepan Gang Keluarga, dari arah berlawanan muncul kereta jenis Supra tanpa lampu dan plat yang dikemudikan Candra,
warga Desa Sarilaba Jahe, Kecamatan Biru Biru.

Bacaan Lainnya

Frans yang tidak melihat ada kereta didepanya, tidak dapat mengelak hingga tabrakanpun tak dapat dihindarkan. Akibat kejadian tersebut, keduanya langsung tercampak dan terpental dibadan jalan dengan kondisi Candra mengalami luka sekujur tubuh, patah pada bagian tangan dan kaki sementara, Frans mengalami sekarat akibat benturan keras pada bagian kepalanya.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, langsung membawa kedua korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan. Naas dialami Frans. Meski pihak rumah sakit telah berupaya, akan tetapi nyawa pelajar ini tidak bisa diselamatkan.

” Tabrakan terjadi karena korban tidak melihat kereta yang melintas berlawanan arah tidak memakai lampu. Sehingga tabrakan terjadi hingga keduanya terpental dan kedua keretanyapun ringsek bang,” terang salah satu saksi mata.

Kanit Reskrim Polsek Biru Biru, Ipda Baheramsyah, SH ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

” Kedua sepeda motor sudah kita amankan. Kasus lakalantas tersebut telah ditangani unit laka Polres Deliserdang,” katanya.

(Laporan Dari Biru-biru, MB-7)

Teks Foto : Kedua Kereta Usai Diamankan di Polsek Biru Biru.

Loading…

Comments

comments

Pos terkait