Tempo 4 Jam, Pelaku Penikaman Pelayan Restaurant Camar Berhasil Diringkus

example banner

Medan Berita – Berhati-hatilah dengan lidah anda. Bisa-bisa nyawa anda jadi taruhannya. Seperti kejadian yang satu ini, hanya karena diejek, seorang karyawan Restaurant Camar Seafood di Jalan Gandhi, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area ini merasa sakit hati dan tiba-tiba nekat berbuat sadis.

Dihadapan karyawan lain, SB (16) pria asal Kabupaten Batubara, Desa Lima Laras, Istana Datuk Batubara, tepatnya di Jalan Teratai, Dusun II, Desa Guntung, Kecamatan Tanjung Tiram ini, nekat menghujamkan pisau pemotong sayuran ke perut rekan kerjannya, Mukhlis Syaputra (22) hingga kritis dan dilarikan ke IGD RS Methodis, Jalan Thamrin Medan, Senin (18/01/2016) pukul 21.45 WIB.

Usai menikam temannya, pelaku yang terlihat ketakutan melihat ceceran darah di lantai tempat kerjanya, langsung kabur melarikan diri. Berkat bantuan karyawan restoran tersebut, korban Muklis, warga asal Kota Kritang, Rokan Hilir, bisa selamat dari maut, setelah mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.

Data yang dihimpun medanberita.co.id, sebelum terjadi penikaman, korban dan pelaku terlihat cek-cok mulut. Namun, keributan sempat dilerai para karyawan lain. Dikarenakan pelaku, tak bisa menahan emosinya, ia langsung mengambil pisau pemotong sayur yang biasa digunakannya di dapur restoran, lalu menikammnya ke perut
korban.

“ Tadinya, sempat ribut mulut, tapi dilerai. Gak lama, didatangi SB dan langsung ditikamnya Mukhlis Syaputra, terus kabur dia,” kata salah seorang pekerja yang enggan memberitahu namanya, kepada awak media ini.

Ternyata, pelarian pelaku tak berlangsung lama. Pasalnya, yang terbilang masih ABG linglung harus kemana. Dari restoran tempatnya bekerja di Jalan Gandhi, pelaku rupanya lari ke Jalan Asia, Kecamatan Medan Area.

Petugas unit Reserse dan Kriminal Polsek Medan Area, mendapat informasi langsung sigap turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP dan berdasarkan keterangan saksi, selanjutnya petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Hal hasil selang berapa jam kemudian pelaku SB berhasil diringkus polisi tanpa adanya perlawanan, Selasa (19/01/2016) pukul 02.00 WIB di Jalan Asia, tepatnya di Simpang Jalan Lebong, Kecamatan Medan Area.

” Malam itu juga, kita langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka. Kurang lebih sekitar 4 jam, tersangka bisa kita tangkap di kawasan Simpang Lebong,” ujar Kapolsek Medan Area, Kompol T. Rizal Maulana, melalui Kanit Reskrim, AKP Alexander Piliang, Selasa (19/01/2016) sore.

Lanjutnya lagi, tersangka nekat menikam teman kerjanya itu (Muklis), lantaran terlibat cek-cok mulut, sehingga membuat tersangka emosi.

” Sebelumnya, keduanya terlibat cek-cok di dalam restoran yang disaksikan oleh kary lain yaitu, Azizi, Budi Hatianto, Ferdy dan Hafiz dan salah satu karyawan bernama, Azizi manggil abang tersangka, Suaiful Anwar (18) yang juga merupakan karyawan RM Camar. Selanjutnya, abang korban nanya ke korban.

” kau apakan adikku” dijawabnya “gak ada” dan ketika di tanya kepada tersangka, dijawab “dia mukuli kuali kek hebat aja dia” lalu tersangka langsung menikam korban dan langsung melarikan diri,” sebutnya.

Tambahnya kemudian, pada saat itu, korban berusaha membalas dengan mukul tersangka, namun dihalangi kakak tersangka dengan menahan dada korban.

” Ketika korban hendak mengejar ke luar RM Camar, korban jatuh di aspal. Oleh karyawan lain, korbanpun dibawa ke RS. Syaiful Anwar saat itu, masuk ke mess ambil uang dan pergi dr RM Camar,” jelas Kanit Reskrim lagi.

Sedangkan menurut pengakuan Tersangka mengaku khilaf dan mengatakan kalau dirinya nekat karena emosi melihat korban yang terus-terusan memukul-mukul panci dan kuali, sehingga tersangka kesal.

” Dia (korban) mukul-mukul panci dan kuali gitu bang, jadi saya kesal.Dia sengaja gitu buat aku marah. Jadi, pas saya kasih tau, malah dibuatnya lagi. Terus saya tikam pakai pisau dapur,” sesal tersangka.

(Laporan Dari Medan Timur, MB-5)

Teks Foto : Kapolsek Medan Area, Kompol T. Rizal Maulana (kiri) Didampingi Kanit Reskrim, AKP Alexander Piliang Saat Menunjukan Barang Bukti Sibilah Pisau Bersama Tersangka di Mako Polsek Medan Area.  (Andi Sianipar)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait