SMS Ada ISIS, Warga Jalan Besar Delitua Diamankan Polisi

example banner

Medan Berita – Teror yang melanda Indonesia di Kota Jakarta beberapa waktu yang silam membuat polisi dalam keadaan siaga untuk menghadapinya. Terlebih lagi jika mendengar kata ISIS (Islamic State Iraq and Suriah). Hal ini dibuktikan dengan ditangkapnya seorang yang mengirimkan sebuah pesan singkat tentang ISIS pada Senin (25/01/2016) sekira pukul 02.00 WIB, di Jalan Besar Delitua, Kelurahan Delitua, Kecamatan Delitua.

Dari keterangan warga yang bermukim disana kepada medanberita.co.id mengatakan, sebelumnya petugas kepolisian memasuki sebuah rumah milik Lie Giok Lan (62) pagar hijau sekira pukul 02.00 WIB.

” Ada polisi datang, banyak kali tapi ke rumah ibu itu,” terang Yono.

Lanjutnya menjelaskan bahwa kedatangan polisi belum diketahui pasti apa penyebabnya. Karena yang bermukim dirumah sederhana itu hanya tiga orang yaitu Lie Giok Lan, Joni Salim (40) dan Tony Salim (38).

” Cuma bertiganya orang itu, mamaknya, Joni sama si Tony,” ungkapnya lagi.

Sementara menurut pengakuan Lie Giok Lan, bahwa anaknya memiliki keterbelakangan mental dan penyakit mata rabun sebelah kiri.

” Anak saya ada kurangnya dan rabun mata kirinya,” ucapnya saat disambangi awak media di kediamannya.

Menurut Lie, dirinya menetap di rumah itu sudah 10 tahun dengan menghidupi diri bekerja sebagai tukang cuci dan gosok.

” Kami sudah 10 tahun tinggal disini, sejak meninggalnya suamiku kami pindah dari Kampung Baru kemari,” ucap wanita single parent ini.

Kedatangan puluhan petugas kepolisian dengan berpakaian seragam lengkap, sempat mengejutkan dirinya, apalagi para penegak hukum tersebut datang menjemput anaknya, Tony.

” Aku terkejut, polisi datang bawa senjata mau nangkap anakku, katanya anakku SMS TVRI kalo daerah sini ada ISIS,” ungkapnya lagi.

Ternyata Tony mengirimkan pesan singkat melalui telepon genggam ibunya ke stasiun televisi milik pemerintah tentang keberadaan ISIS.

Dari lapangan diketahui bentuk pesannya sebagai berikut :
‘Hati2 kami semua keluarga besar ISIS hari ini akan turun ke medan untuk bom ditempat keramaian dan tempat2 rumah penduduk yang di kota medan’.

Kemudian setelah mengirimkan pesan singkat, Tony membuang kartu yang digunakan sehingga dengan membaca isi pesan singkat tersebut pihak TVRI merasa ketakutan dan menyampaikan info ke polisi dan dilakukan lidik.

(Laporan Dari Delitua, MB-03)

Teks Foto : Lie Giok Lan Saat Ditemui Awak Media ini di Kediamannya, Usai Polisi Mengamankan Anak Lelakinya Tony Salim, Senin (25/01/2016).(Il)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait