Jual Anak Perawan, Mucikari Usia 15 Tahun Ditangkap Polisi

example banner

Medan Berita – Petugas Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Poldasu yang menyaru sebagai pria hidung belang berhasil menciduk AS anak baru gede (15), siswi kelas 3 SMP warga Delitua nekad menjadi mucikari Rabu (27/01/2016).

Data dan Informasi yang dihimpun awak media ini awalnya petugas mendapat informasi adanya kegiatan perdangan manusia sebagai pemuas nafsu, menindaklanjuti informasi tersebut petugas kepolisianpun melakukan penyelidikan.

Setelah melakakukan penyelidikan akhirnya petugas menemukan nomor Handphone AS, dan lalu petugas melakukan pembicaraan singkat via Handphone, petugas dan AS selanjutnya menyepakati harga.Rp 10 juta untuk harga perawan, tawar menawarpun terjadi, akhirnya harga jatuh diangka Rp 7 juta.

Selanjutnya setelah sepakat, AS dan petugas membuat janji bertemu di KFC Kampung Baru Jalan Brigjen Katamso Medan, dan di tempat itu, petugas menyerahkan uang Rp 1 Juta sebagai panjar. Sisanya akan dibayar saat petugas yang menyaru itu bertemu dengan wanita yang dijanjikan.

Usai pembicaraan di restoran cepat saji Amerika itu, petugas dan AS menuju Hotel Lorena di Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan untuk bertemu dengan wanita yang dijanjikan AS. Setelah masuk ke salah satu kamar hotel itu, petugas bertemu dengan TP (15), warga Delitua, wanita yang dijanjikan AS. Saat itulah petugas langsung mengamankan AS sebagai pelaku dan TP yang disebut sebagai korban.

Dari tersangka dan korban, petugas juga turut mengamankan uang tunai Rp 1 juta dan 4 unit Handphone,” ucap Kabid Humas Poldasu, Kombes (Pol) Helfi Assegaf kepada medanberita.co.id di Poldasu.

Disinggung berapa lama AS melakukan aksinya dan berapa wanita yang pernah Ia jual, Helfi menyebut jika hal itu masih diselidiki.

” Masih diperiksa, tetapi kita duga ada perempuan lain yang pernah dijual pelaku. Dalam hal ini, pelaku hanya menjual korban yang Ia kenal, termasuk teman sekolah dan teman sepermainannya,” pungkas Helfi.

Terpisah sementara isu yang berkembang tersangka AS, tak hanya menjual perawan, namun ada juga gadis tak perawan, dan tersangaka juga disebut turut menjual dirinya seharga Rp 500 ribu untuk sekali short time. Hal itu terungkap dari seorang sumber terpercaya di Mapoldasu.

(Laporan Dari Poldasu, MB-01)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait