Dikeroyok Satu Keluarga, Warga Muara Babak Belur

example banner

Medan Berita – Hendra Sitanggang (30) warga Jalan Muara, Selambo Toba, Kecamatan Percut Sei Tuan ini akhirnya babak belur akibat dikeroyok satu keluarga. Niat baik korban sebelumnya hendak menolong kawan yang dikeroyok malah menjadi malapetaka baginya.

Pengeroyokan yang berlangsung di Jalan Muara, Selambo Toba tepatnya di pangkalan angkutan kota (Angkot), pada Jumat (29/01/2016) petang. Menurut Hendra Sitanggang, pengeroyokan itu bermula saat temannya Josua Siregar (17), dipukuli sekelompok pemuda berjumlah 8 orang.

Karena tidak berimbang Josua Siregar lari mendatangi Hendra untuk meminta bantuan, Hendra yang tidak tega Josua dipukuli lantas melerai perkelahian itu. Lantas bukan hasil baik yang didapat, 8 pemuda yang diketahui satu keluarga itu malah menjotosnya bersama-sama, akibatnya kening Hendra koyak hingga berlumuran darah.

“Awalnya si Josua yang dipukuli, lalu dia minta pertolongan sama saya, tapi karena saya menong dan melerainya agar jangan memukuli, tapi malah si Rizki bersama abang-abangnya malah memukuli saya sampai kening saya berdarah,” ujar Hendra kepada awak media ini.

Lebih lanjut Hendra mengaku, perkelahian itu sebenarnya dipicu masalah sepele. Berawal dari main futsal, hingga berujung perkelahian dan berlanjut diluar.

” Dari main futsal bang awalnya, karena dianggap si Rizki main kasar saat main, jadi akhirnya berantam dan si Rizki manggil abang-abangnya,” ungkap Hendra dengan kondisi kening diperban.

Tidak terima dipukuli, lantas Hendra pun buat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan.

(Laporan Dari Percut, MB-03)

Teks Foto : Korban Kondisi Kening Diperban Akibat Mengalami Luka Robek Saat Membuat laporan ke Polsek Percut, Jumat (29/01/2016). (Il)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait