Ditreskrimsus Poldasu Paparkan Pembuatan Mie Kuning Bahan Formalin

example banner

Medan Berita – Petugas Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut akhirnya memaparkan bahan Pembuatan Mie Kuning yang sebelumnya berhasil digerebek di Jalan Madura Bawah, Kelurahan Bantan, Siantar Barat, yang diduga menggunakan bahan berbahaya Formalin bahkan juga tidak ada memiliki izin produksi, Kamis (28/01/2016).

Dari penggerebekan itu Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut mengamankan 5 orang pekerja dan pemilik tempat usaha, bernisial AH (40), yang langsung ditetapkan sebagai tersangka,” kata Direktur Ditreskrimsus Poldasu, Kombes Pol Ahmad Haidar didampingi Kasubdit I/Indag, AKBP Ikhwan Lubis saat memaparkan hal tersebut di halaman Mako Poldasu, Jumat (29/01/2016) siang.

Selain itu kata Ahmad Haidar, dari tempat itu pihaknya juga mengamankan 1 unit mesin cetak, 1 unit mesin adonan, 1 unit mesin potong, 4 dregen formalin, 1 goni ukuran 30 Kilogram mie dan 1 unit mobil pickup BK 9564 TO.

Dijelaskannya lagi, kronologis penangkapan tersebut bermula adanya informasi yang diterima dari masyarakat, selanjutnya menindaklanjuti informasi tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan selama 7 hari. Setelah memastikan kebenaran informasi yang diterima, lalu pihaknya melakukan penggerebekan.‬

‪” Saat kita melakukan pengrebekan, petugas mendapati pemilik dan para pekerjanya sedang memproduksi mie kuning dengan menggunakan formalin dan dari hasil pemeriksaan, tersangka dan para pekerja mengaku bahwa kegiatan itu, dilakukan sudah 1 tahun lebih,” sebutnya.

Sedangkan, untuk penahanan terhadap tersangka, pihakanya terlebih dahulu akan melakukan gelar perkara di Mapoldasu serta berkordinasi dengan Disperindag, Dinkes dan YLKI, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya, termasuk Kepala Lingkungan (Kepling) tempat memproduksi mie tersebut.‬

‪” Untuk kasus ini Tersangka dikenakan Pasal 136 Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan Ancaman hukuman 5 tahun penjara atau denda Rp10 Milyar,” tegas Ahmad Haidar mengakhiri.

(Laporan Dari Poldasu, MB-01)

Teks Foto : Dir Ditreskrimsus Poldasu, Kombes Pol Ahmad Haidar Didampingi Kasubdit I/Indag, AKBP Ikhwan Lubis Saat Menunjukan Bahan Pembuatan Mie Kuning Formalin di Halaman Mako Poldasu, Jumat (29/01/2016). (Elin Sahputra Lubis)

 

Loading...

Comments

comments

Pos terkait