Tujuh Orang Merasa Ditipu PT Amuba

example banner

Medan Berita – Sebanyak tujuh orang yang berasal dari daerah yang berbeda mengaku telah ditipu dan melaporkan hal itu ke Mapolsek Sunggal, Senin (01/02/2016) sekira pukul 17.00 WIB.

Masing-masing bernama Ega Purba (19) warga Tarutung, Berliana Sinaga (20) warga Dumai, Raju (18) warga Batubara, Nikson (24) warga Simalungun, Anto (21) warga Pekan Baru, Gunawan (22) warga Siborong-borong dan Putri (20) warga Duri. Ketujuhnya mengaku sudah menjadi korban penipuan dari PT Amuba.

” Kami ditipu sama PT Amuba,” jelas Ega.

Dijelaskannya, awal cerita dirinya mengenal PT Amuba melalui Sabam Sitorus melalui media sosial facebook dua minggu terakhir. Dalam interaksinya dengan Sabam ia ditawari pekerjaan di tempat Sabam bekerja, PT Amuba.

” Katanya disana kerjanya enak, cuma masuk dua hari seminggu, gajinya Rp 3 juta,” terang Ega di kantor polisi.

Tepatnya pada Jumat (29/01/2016) lalu, ia disarankan untuk membeli sejumlah paket senilai Rp 8,8 juta agar mendapatkan bonus. Bonus yang ditawarkan perusahaan itu cukup menggiurkan baginya, berupa pemberian sebuah mobil di tahun pertama bergabung dan jika telah tiga tahun bergabung akan diberikan uang insentif sebesar Rp 1 miliar. Merasa tertarik, ia memberikan uang yang diminta langsung kepada Sabam.

Begitu juga dengan Berliana, ia sudah memberikan uang senilai Rp 8,3 juta kepada Sabam.

” Sabam itu kakak kelasku di SMK Dumai,” aku wanita bergigi kawat itu kepada awak media. Lalu karena sudah mengenalnya, Sabam mengajak Berliana untuk bergabung ke PT Amuba.

Dengan segala janjinya, Berliana menyerahkan uang kontan kepada Sabam senilai Rp 8,3 juta pada Kamis (11/01/2016) lalu.

” Aku sudah lupa dimana kukasih, karena aku bukan orang sini,” ucapnya.

Lain lagi cerita Raju, kartu identitasnya ditahan karena tidak memberikan uang yang diminta oleh Sabam.

” Ditahan KTP sama orang itu, Sabam juga yang bilang untuk kerja disini harus mempunyai barang, yaitu cakra. Alat kesehatan gitu, harganya Rp 8,5 juta,” ujar pria asal Batubara ini.

Ketika ditanya petugas SPK Polsek Sunggal, mereka tidak mengingat pasti kejadian penyerahan uang tersebut. Diantaranya ada yang mengatakan di hotel kawasan Jalan Iskandar Muda. Tidak ingin kerancuan dalam menangani kasus penipuan ini, petugas mempersilahkan korban untuk membuat pengaduan ke Polresta Medan.

(Laporan Dari Medan, MB-03)

Teks Foto :  Para Korban Saat Membuat Pengaduan di Mako Polsek Sunggal, Senin (01/02/2016). (Il)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait