5 Pelaku Pembobol Rumah Waka Pengadilan Tinggi Sumut Diringkus

example banner

Medan Berita – Sindikat 5 orang pelaku pembobol specialis rumah kosong yang berlokasi di Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat milik Wakil Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Sumut, Timbul Jansen Tampubolon  akhirnya diringkus petugas Satreskrim Polresta Medan

Peristiwa ini berawal pada Rabu (20/01/2016) sekira pukul 11.00 WIB. RP (26) warga Jalan Kapten Muslim Ujung Gang Tin, Kecamatan Medan Helvetia, mengajak SD (40) warga Jalan Rawe II, Lingkungan IV, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan untuk melakukan pencurian di sebuah rumah kosong.

Ia pun mengajukan syarat harus menyediakan mobil sebagai alat transportasi. SD menyanggupinya dan membawa dua orang komplotannya yaitu ZN (28) warga Jalan Kapten Muslim Ujung Gang Keluarga, Kecamatan Medan Helvetia dan AH (26) warga Jalan Kapten Muslim Ujung Gang Mortir, Kecamatan Medan Helvetia.

Mereka berempat menyusuri tiap jalan untuk mencari mangsa. Akhirnya ketika melintas di Jalan Karya, terlihatlah rumah pribadi yang belakangan diketahui dihuni oleh Wakil Kepala PT Sumut. Sesampainya disana, AH dan RP turun merusak gembok pagar untuk memarkirkan mobil di rumah. Keduanya bertugas sebagai eksekutor sedangkan SD dan ZN menunggu serta mengawasi keadaan sekitar.

AH dan RP yang memasuki rumah lewat pintu belakang dengan cara merusaknya menggunakan linggis lalu keduanya masuk ke kamar dan mengambil uang sebesar Rp 13.980.000 dan enam buah cincin emas tak ketinggalan sebuah telepon seluler.

Puas menjarah barang orang lain AH dan RP bergegas menuju mobil jenis Datsun Go berwarna hitam dengan nomor polisi BK 1040 UI. Keempatnya beranjak ke rumah RP. Setelah mengetahui jumlah jarahan, keempatnya juga menjual 6 buah cincin kepada NS (28) warga Jalan Sei Mati Rel, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.

Aksi kejahatan mereka kemudian dilaporkan ke Mapolresta Medan dengan nomor LP / 164 / K / I / 2016 / SPKT RESTA Medan, tertanggal 20 Januari 2016, selanjutnya petugas Satuan Reskrim Polresta Medan melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan kasus tersebut, hal hasil adanya petunjuk kemudian petugas bergerak menuju Jalan Taruma, Kecamatan Medan Polonia.

” Kami tangkap pada Kamis (28/01/2016) sekira pukul 13.30 WIB, di Jalan Taruma,” ungkap Kompol Aldi Subartono.

Atas perbuatannya, keempat tersangka inisial RP, AH, SD dan ZN dijerat dengan KUHPidana Pasal Pasal 363 Ayat (1) Ke 4e dan 5e.

” Kita jerat dengan KUHPidana Pasal 363 ayat (1) ke 42 dan 5e dengan ancaman diatas lima tahun,” terang Kasat Reskrim Polresta Medan.

Sementara penadah dalam kasus ini juga melanggar KUHPidana Pasal 480.

” Sedangkan NS kita jerat dengan Pasal 480 KUHPidana,” tandas Aldi mengakhiri.

(Laporan Dari Polresta Medan, MB-03)

Teks Foto : Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono (Tengah) Didampingi Dua Perwira Saat Menujukan Barang bukti dan Para Tersangka di Mako Satreskrim Polresta Medan, Selasa (02/02/2016) . (Il)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait