Pelaku Jambret Modus Ngamen Beraksi di Simpang Amplas

example banner

Medan Berita – Bagi pengguna jalan di Jalan SM Raja persisnya di Simpang Amplas perlu berhati – hati. Pasalnya di simpang tersebut masih rawan dengan tindakan kejahatan. Bahkan pelaku kejahatan itu seperti jambret terang – terangan beraksi dimuka umum dengan bermoduskan ngamen.

Seperti yang dialami seorang supir mobil pick up yang bernama John Tarigan (29) warga Jalan Besar Delitua No. 107 Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua ini mengaku dirinya menjadi korban jambret. Handpone Samsung Galaxy miliknya dirampas 3 pemuda persis disimpang Amplas pada, Selasa (02/02/2016) sore.

Tak terima dengan apa yang telah dialaminya, korbanpun langsung buat laporan ke Polsek Patumbak. Laporan korban diterima pihak Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) dengan ditandai nomor laporan : STPL /108/2016/SU/ Polresta Medan/ Sek Patumbak.

Dikantor Polisi, korban mengisahkan, kejadian apes yang baru menimpanya itu berawal saat dirinya mengederai mobil pick up Mitsubishi L300 BK 9550 BG. Laju dari Marindal berniat ke Dinas Perhubungan (Dishub) dirinya terhenti di Simpang Amplas karena terjebak lampu merah.

Saat itulah tiga pemuda yang bermoduskan ngamen mendekati korban. Dengan berpura – pura tawarkan jasa nyanyian, satu orang berdiri disebelah kanan pintu mobil korban dan dua lagi berdiri disebelah kiri pintu dengan berpura membantu tepuk tangan.

Lagupun habis didendangkan, disitu juga tiga pemuda itu meminta jasanya. Karena tidak diberi uang, dua pemuda yang berada sebelah kiri pintu mobil meminta rokok pada korban. Karena kasihan korbanpun memberi rokoknya pada dua pemuda itu, saat lengah itulah satu pemuda yang berada disebelah kanan langsung menyambar handpone (HP) milik korban yang diletakannya persis di dasboard spidometer.

” Cepat kali tangan mereka bang, padahal kaca saya tutup separuh, tapi bisa dia masukan tangannya mengambil HP ku, saya mencoba mengejar tapi karena macet nanti makanya aku tidak dapat lagi ngejar bang, anehnya orang – orang yang ada dekat situ tidak ada yang mau menolong,” ungkap korban usai buat laporan.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Fery Kusnadi saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut mengatakan akan melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP).

” Kita segera lakukan cek TKP dan segera lakukan pemeriksaan pada pada pelaku – pelaku yang sudah kita monitor, yang nanti kita dapati berkeliaran di daerah tempat kejadian,” pungkasnya.

(Laporan Dari Patumbak, MB-03)

Teks Foto : Korban Saat menunjukan Kotak Handphone Miliknya, Usai Membuat Laporan di Polsek Patumbak, Selasa (02/02/2016). (Il)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait