Dipukuli di Pasar Pagi, Edi Lapor Polisi

example banner

Medan Berita – Edi (35) warga Jalan Pelita 3 mendatangi Polresta Medan. Pasalnya ia dipukuli di Pasar Pagi, Kampung Durian Jalan HM Said. Ironisnya, aksi penganiayaan tersebut, selain dilakukan oleh istrinya, Megasari (30) juga dilakukan oleh adik iparnya, M Norman (29), Kamis (04/02/2016) siang, atas hal tersebut, korbanpun membuat laporan ke mako Polresta Medan.

Data yang dihimpun awak media ini, kejadian bermula dari hubungan suami istri yang sudah tidak lagi harmonis. Keduanya sudah bersepakat untuk berpisah tiga bulan belakangan. Namun, sang istri enggan untuk membagi harta mereka bersama, akibatnya, keduanya pun ribut dikedai. Kesal dengan korban, istrinya pun memukuli dan melempari korban dengan telor. Tidak sampai situ saja, korban juga dikeroyok oleh adik iparnya. Dengan kondisi kepala dipenuhi kulit telor, korban pun melaporkan kasus tersebut ke pihak yang berwajib.

” Kami sudah mau pisah bang, tapi dia gak mau membagi harta gono-gininya. Karena marah, dia langsung memukuli aku,” ujar korban, Edi.

Selain itu, Edi menambahkan ia juga dipukuli oleh adik iparnya.

” Kejadiannya baru aja bang. Aku juga dikeroyok adik ipar. Mereka mukuli aku tapi saya gak membalas. Saksinya juga banyak bang,” ucapnya.

Korban menjelaskan bahwa dirinya sangat tidak terima dengan perlakuan istri dan adik iparnya tersebut.

” Kami usaha telor dipajak Kampung Durian situ bang. Aku gak terima diperlakukan seperti ini,” terangnya sambil menunjukkan kulit telor yang masih lengket dikepalanya.

Namun, korban yang mengalami perlakuan kasar oleh istrinya tersebut diarahkan petugas SPKT Polresta Medan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Timur.

Kanit MedanTimur, Iptu Ucox P Nugraha yang dikonfirmasi wartawan ini mengatakan akan melidik kasus tersebut.

” Akan kita lidik,” ucap Kanit.

(Laporan Dari Kampung Durian, MB-03)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait