Aniaya Anak Dosen USU, Residivis Dilapor ke Polsek Sunggal

example banner

Medan Berita – Merasa tak senang dirinya dianiaya seorang mantan residivis, korban Muhammad Razak Nasution (15) anak seorang Dosen USU terpaksa mendatangi Polsek Sunggal, Jumat (5/2) sekitar pukul 14.30 wib

Dikantor polisi, M.Razak warga perumahaan BTN Suka Maju Indah, Blok BB No.1, Desa Suka Maju, Kabupaten Deli Serdang yang ditemani orang tuannya Irwan Nasution (58), menceritakan kejadian yang menimpa dirinya bermula saat korban yang baru saja pulang dari sekolah SMA, melihat halaman rumahnya penuh dengan sampah dedaunanan yang baru saja di pangkas.

Mengetahui asal daun tersebut dari tetangga rumahnya, selanjutnya korban menegur pelaku AI (45), yang saat itu sedang memotong bunga dan memangkas pohon nangka.

” Saya pulang sekolah melihat dia (AI-Red) menebang pohon,tapi daunnya dibuang ke dalam garasi dan diatas kap mobil kami, kemudian ku tegur dianya mengatakan ” kok dibuang kemari om” ucap korban kepada tetangganya tersebut..

Kemudian mendengar teguran korban, pelaku yang diketahui mantan Residivis kasus pengerusakan rumah korban spontan mendatangi dan memukuli korban hingga mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri.

” Pelaku langsung memukuli aku dengan gagang sapu lidi, sambil memegang celurit dan sekop,” ujarnya.

Akibat dianiaya pelaku, korban mengalami luka di kaki sebelah kiri bekas pukulan sapu lidi dan juga mengalami lembam.

Tak terima dianiaya, pelajar SMA di sekolah Brigjen Katamso di Jalan Sunggal ini pun langsung melaporan supir Blue- Bird tersebut ke Polsek Sunggal.

” Padahal pelaku, baru saja bebas dari penjara pada bulan September 2015, ini malah membuat ulah lagi dia, gak jera juga dia di penjara,” ujar Irwan Nasution ayah korban.

(Laporan Dari Medan Sunggal, MB-02)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait