Dalam 2 Hari, Polres Tebing Tangani 5 Kasus Berbeda

example banner

Medan Berita –  Dalam kurun waktu 2 hari, terhitung mulai Minggu (07/02/ 2016 s/d Senin ( 08/02/2016) berbagai kasus yang terjadi di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi diantaranya dua kasus penganiayaan, Pencurian dengan pemberatan, Kecelakaan lalu lintas serta penggerebekan lokasi narkoba.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf dalam siaran presnya kepada medanberita.co.id, Selasa (09/02/2016) siang mengatakan adapun kasus penganiayaan yang pertama terjadi, di dalam kafe, Dusun IV, Desa Binjai, Kec. Tebing Syahbandar, Kab. Sergai, Senin (08/02/2016) sekira pukul 01.30 WIB dengan pelaku Do (30) warga Desa Binjai, Kec.Tebing Syahbandar, Kab. Sergai bersama 5 orang temannya.

Bacaan Lainnya

Dengan korban atas nama Rahmat Suhaidi Siregar (30) Karyawan PMKS KSJA STA Grup, Huta Desa Simandingin, Kec. Portibi, Kab. Padang Lawas Utara dan korban menetap di Dusun II, Desa Binjai, Kec. Teb Syahbandar, Kab. Sergai.

Dikatakan Helfi awalnya korban yang saat itu berada di Cafe, dengan seketika korban ada melihat keributan yangg dilakukan oleh Do beserta 5 temannya terhadap Dorina salah seorang pengunjung tempat tersebut.

Kemudian pelaku mengatakan kepada Dorina siapa bekingmu saya tidak takut, mendengar perkataan pelaku kemudian korban (Rahmat Suhaidi Siregar-Red) mengatakan kepada Dorina ” telp aja “,  pelaku yang mendengar perkataan korban kepada Dorina, langsung menyerang dan pelaku kemudian mengatakan kepada korban ” apa maumu” dan spontanitas pelaku langsung memukul wajah korban yang diikuti oleh 5 rekan pelaku yang turut memukuli korban.

Akibat pengroyokan tersebut, lanjut Helfi menerangkan korban mengalami luka memar pada mata sebelah kiri dan bengkak serta kepala korban mengeluarkan darah segar, karna terluka hantaman benda tumpul dan saat ini korban telah membuat Laporan Polisi di Polres Tebing Tinggi.

Lokasi berbeda, di Jln. Kelapa Sawit, Lingk. I, Kel. Durian, Kec. Bajenis Kota Tebing Tinggi juga terjadi kasus penganiayaan dengan barang bukti sebilah pisau, Senin (08/02/2016) sekira pukul 23.00 WIB.

Disebutkan Helfi, kejadian ini pada saat pelapor melaksanakan tugas, dan ketika itu ada informasi dari anggota piket Intelkam yang mengatakan bahwa ada penikaman di Jln. Kelapa Sawit, kemudian menindaklanjuti info tersebut, Ka SPKT beserta pelapor pergi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan ada ceceran darah yang diduga darah korban,

Kemudian di TKP, petugas menemukan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk melakukan penikaman, seketika pelapor mengecek korban di RSU Dr. Kumpulan Pane Tebing Tinggi, pelapor melihat korban kondisi bersimbah darah dengan mengalami luka robek diantaranya di bagian pipih kanan, telinga kanan, pada lengan siku kanan dan siku kiri hingga kebagian wajah korban.

Namum pada kasus penganiayaan ini, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf tidak mencantumkan Indentitas korban dan pelaku.

Sementara dalam kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi, Selasa (08/02/2016) pukul 22.30 WIB di Jln. A. Yani tepatnya disamping Restoran India, Kota Tebing Tinggi yang dilakukan pelaku DL yang saat ini telah meringkuk dalam sel Polres Tebing Tinggi.

Dengan korban Rianto (19) karyawan PKS Genk Bagan Batu, warga Jln. Kutilang AMD, Gg. H. Muchtar, Kel. Bulian, Kec. Bajenis Kota Tebing Tinggi.

Dalam laporannya kepada polisi, korban mengatakan bermula seketika dirinya datang ke Restorant India dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion BK 2167 NAH, setibanya lalu kendaraan roda dua miliknya di parkir di trotoar jalan sebelah kiri restaurant tersebut.

Kemudian korban masuk ke dalam Restorant India, setelah didalam kurang lebih setengah jam, korban terkejut saat beranjak keluar Restorant, kereta miliknya sudah tidak di areal parkir lagi.

Selanjutnya korban menanyakan kepada tukang parkir apakah ada melihat sepeda motornya diambil orang, lalu tukang parkir menjawab tidak tahu dan tidak melihat siapa yang mengambil sepeda motor miliknya, dan akibatnya korban mengalami kerugian Rp 15.000.000.

Selanjutnya dalam kasus laka lantas, lanjut Helfi menuturkan yang terjadi Sabtu (06/02/2016) pukul 07.30 WIB di Jln. Gatot Subroto, Kec. Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi tepatnya dekat warung nasi bu Erni.

Disebutkan Helfi bahwa laka lantas ini terjadi antara sepeda motor honda Supra X 125 BK 6603 OC yang dikendarai Darto (58) seorang Pensiunan BUMN, warga Kampung. Banten, Gg. Simalungun C, Dolok Merawan ,Kab. Sergai kontra dengan sepeda motor kawasaki Ninja BK 5849 NAK.

Sementara kronologis kejadiannya, bahwa sepeda motor honda Supra X datang dari arah Pabatu menuju Tebing Tinggi, dan setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengemudi sepeda motor honda Supra X tiba-tiba menyeberang jalan ke kanan jalan tanpa memperhatikan adanya sepeda motor Kawasaki Ninja yang berada satu arah.

Akibat tidak hati-hati, pengendera sepeda motor honda Supra X tersebut yang tidak melihat dibelakangnya ada sepeda motor Kawasaki Ninja dengan posisi kecepatan tinggi menabrak bagian ban depan sisi sebelah kanan sepeda motor honda Supra X, akibat dari tabrakan itu korban mengalami luka ringan dan kerugian ditaksir mencapai Rp. 500.000.

Berikutnya dari penggerebekan lokasi narkoba tersebut, Polres Tebing Tinggi berhasil mengamankan 7 orang tersangka beserta barang bukti beberapa bungkus plastik yang diduga narkoba jenis sabu dan juga senjata tajam.

”  Saat ini para tersangka masih dalam proses pemeriksaan,” jelas Kabid Humas mengakhiri.

(Laporan Dari Poldasu, MB-01)

Loading…

Comments

comments

Pos terkait