Sindikat Mafia Barang Selundupan ke Medan Tak Tersentuh Hukum

example banner

Medan Berita – Tampaknya sindikat mafia barang selundupan dari Batam yang masuk ke Medan melalui Pelabuhan Belawan terkesan tak tersentuh hukum, hal tersebut terkuak berdasarkan keterangan sumber yang tak ingin namanya ditulis kepada wartawan, Jum’at (19/02/2016).

Mnurutnya, permainan para mafia yang membawa barang selundupan dari Batam yang masuk ke Pelabuhan Belawan dengan menggunakan Kapal Kelud tersebut, sampai saat ini masih banyak ditemukan minuman luar bermerek dan rokok produksi luar yang tidak memiliki cukai, serta keramik yang dibawa dari Pelabuhan Batam, bebas masuk melalui Pelabuhan Belawan.

Padahal sejatinya, petugas BC Pelabuhan Belawan memiliki domain untuk melakukan pemeriksaan dan menyita barang bawaan penumpang yang terbukti membawa barang yang dianggap terlarang pada saat akan turun dari kapal.

Namun kenyataan yang terjadi dilapangan, barang bawaan milik para mafia tersebut mendapat kemudahan alias bebas masuk ke Pelabuhan Belawan. Sehingga pantas diduga, selama ini telah terjadi kongkalikong antara mafia dan petugas Bea dan Cukai Pelabuhan Belawan tersebut.

” Oleh karena itu untuk dapat membongkar jaringan mafia penyelundupan barang, Direktorat Jenderal Bea Cukai (BC) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara, Danlantamal I beserta Kapolres Belawan turun ke lokasi dan untuk melakukan tindakan tegas,” ucapnya.

Dijelaskannya, semua barang selundupan minuman, rokok dan Keramik yang dibawa dari Batam masuk ke Kota Medan melalui Pelabuhan Belawan milik para mafia yang sudah menyetor kepada oknum petugas Bea dan Cukai Pelabuhan Belawan, langsung diamankan tanpa melalui jalur pemeriksaan.

” Kalau yang sudah jelas setorannya sama oknum petugas Bea dan Cukai pasti aman barangnya turun dari kapal bang. Kalau yang belum jelas setoranya pasti langsung ditangkap dan diamankan petugas yang pakai baju ‘Custom’, dengan berbagai macam alasan serta sanksi hukum,” beber sumber lagi.

Lebih lanjut sumber mengungkapkan, menurut sepengetahuanya, saat ini ada dua mafia yang sering membawa barang selundupan dari Batam membawa minuman luar bermerek, rokok dan keramik menggunakan Kapal Kelud dan turun barang di Pelabuhan Belawan.

” Kalau gak salah namanya Posma dan Ana bang, kedua mafia ini sudah lama main dan semua barang selundupan yang dibawanya dari Batam menggunakan kapal Kelud selalu bebas hambatan dan tidak pernah ditangkap petugas Bea dan Cukai yang pakai baju bacaanya ‘Custom’, ” ungkapnya.

Sumber menambahkan, sampai saat ini di Pelabuhan Belawan masih banyak mafia-mafia kecil yang coba-coba membawa barang selundupan dari Batam namun akhirnya ditangkap oknum petugas Bea dan Cukai, saat hendak menurunkan barangnya di Pelabuhan Belawan.

” Mafia yang kecil-kecil yang gak ada setoranya langsung diperiksa. Setelah itu barang bawaan mereka langsung diamankan dan disita Bea dan Cukai, malah setelah disita barang disita itu dijual lagi oleh oknum petugas Bea dan Cukai, tandas sumber yang minta namanya dirahasiakan tersebut.

(Laporan Dari Medan, MB-19)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait