Dirut Sumut Institute Sarankan Polisi Tingkatkan Mobile Dinihari

Kantor Markas Kepolisian Resort (Mapolresta) Kota Medan
example banner

Medan Berita – Aksi para pelaku begal yang telah meresahkan masyarakat Kota Medan tampaknya sering dilakukan dinihari, pelaku mencari mangsanya seketika melihat sasaran melintas seorang diri di kawasan yang dianggap sepi.

Oleh karena itu guna mencegah terjadinya kembali korban begal lainnya, Dirut Sumut Instute, Osriel Limbong,  SP.d, M.Si menyarankan agar petugas kepolisian lebih meningkatkan kegiatan Mobile di jam dinihari.

” Yang paling rawan itu sebenarnya pada pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, dijam ini para begal sering melakukan aksinya mencari korban pengendara sepeda motor yang melintas di tempat sunyi,” ucap Osriel kepada medanberita.co.id, Jumat (26/02/2016).

Dijelaskannya, para pelaku tak kan mungkin melakukan aksi bejatnya, jika melihat petugas lalu lalang di sepanjang jalan.

” Kemungkinan kecil, pelaku begal berani melakukan pembegalan karena adanya petugas yang berulang kali melintas disepanjang jalan,” ucapnya.

Sebelumnya lima (5) pria berhasil melakukan perampokan sepeda motor milik Karyawan Karaoke Star City, Selasa (23/02/2016) dinihari.

Merasa dirugikan selanjutnya korban Iman (33) warga Jln. Pemasyarakatan, Kel. Sukadono, Kec. Medan Sunggal akhirnya mendatangi Polresta Medan guna membuat laporan atas kejadian yang menimpa dirinya.

Data yang dirangkum, peristiwa perampokan tersebut bermula saat korban yang berprofesi sebagai karyawan di Karaoke Star City baru pulang kerja, Selasa (23/02/2016) pada pukul 04.00 WIB. Sesampainya di Jln. Guru Patimpus, tepatnya didepan kuburan dekat dengan SPBU tiba-tiba kereta korban Honda Vario BK 2869 EE dicegat oleh 3 pengendara kereta menggunakan sajam.

Melihat pelaku menggunakan sajam, korban pun merelakan kendaraan roda dua miliknya tersebut diambil para pelaku demi keselamatan diri.

” Tiba-tiba saja aku dipepet mereka bang, leherku dikalungi celurit. Karena takut ya kukasih aja keretaku bang,” ujar Iman kepada wartawan di Mapolresta Medan, Selasa (23/02/2016) sore.

Iman lanjut menjelaskan, pasca peristiwa perampokan alat transportasinya saat itu kondisi sepi.

” Memang disitu sepi dan gelap bang. Aku gak bisa melarikan diri lagi, karna diancam, lalu salah seorang dari pelaku membawa keretaku,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono ketika dikonfirmasi mengatakan akan melidik kasus tersebut.

” Akan kita lidik,” ucap Aldi singkat.

(Laporan Dari Medan, MB-03)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait