Bandar Judi Maruto Sunggal “Siram” Harian Lokal Rp6 Juta Sebulan

example banner

Medan Berita – Aping yang disebut-sebut bandar besar permainan judi samkwan (dadu putar) yang berlokasi di Jln. Palem Raya II, Gg. Maruto Pantai Benggali, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Selayang yang tak jauh dari PDAM Tirtanadi, beromset Ratusan juta perhari kabarnya menyetor uang tunai kepada beberapa Surat Kabar Harian lokal terbitan Medan guna memuluskan praktek terlarangnya agar luput dari pemberitaan.

Dari informasi seorang narasumber terpercaya yakni, M.S (35) menyebutkan beberapa harian lokal ini diganjar dengan Rp6 juta perbulannya agar tidak memberitakan praktek perjudian yang kembali beroperasi mulai dari pertengahan bulan Januari 2016.

“ Saya berani bilang karena saya memang tinggal dilokasi tempat judi dadu itu berlangsung. Kebetulan saya juga pernah duduk satu meja dengan bandar besar (Aping) beserta anggotanya. Ada juga yang ikut menanam saham dengan Aping, namanya si Kidin. Kalau saya tak salah, ada 5 koran di Medan yang kecipratan uang tutup mulut Rp6 juta sebulan. Itu belum lagi uang mingguan sebesar Rp300 ribu yang diterima wartawannya,” beber nara sumber tersebut kepada Medanberita.co.id, Senin (29/02/2016) malam.

Kemudian lanjutnya, ada juga beberapa oknum penegak hukum yang turut memback up judi yang omset perharinya bisa tembus hingga Rp500 juta.

“ Total Ada sekitar 17 orang yang ikut memback up judi Maruto tersebut. 10 orang dari oknum TNI-AD, 5 orang dari oknum polisi serta 2 orang dari sipil. Kalau yang sipil kemungkinan besar adalah oknum wartawan,” detail narasumber tersebut.

Sebelumnya, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan telah memberikan tanggapannya terkait praktek perjudian Dadu tersebut. Nainggolan mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan tindakkan
secepatnya untuk menindaktegas Judi Dadu tersebut.

” Pastinya keluhan warga itu, akan kita teruskan ke Polsek Sunggal,” tegas MP. Nainggolan.

(Laporan Dari Medan Sunggal, MB-30)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait