Pekan Depan Liberty Dilimpahkan Poldasu Koordinasi Dengan Kejari Balige

example banner

Medan Berita – Tertundanya pengiriman Liberty Pasaribu selaku tersangka dugaan kasus korupsi Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus Pemkab Tobasa ke Kejaksaan Sumut, ternyata pihak Jaksa meminta barang bukti fisik yang saat ini berada di Kejari Balige Tobasa.

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Poldasu, AKBP Nicholas yang ditemui wartawan, Rabu (02/03/2016) mengatakan bahwa barang bukti fisik itu merupakan barang bukti tersangka-tersangka sebelumnya yang sudah divonis oleh Pengadilan Negeri Balige dan saat ini barang bukti tersebut disimpan di Kejari Balige.

Perwira berpangkat dua melati emas ini menambahkan saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kejari Balige untuk mengambil barang bukti tersebut.

” Kita sudah koordinasi dengan Kejari Balige dan saat ini tim kita sudah kita berangkatkan untuk menjemput barang bukti tersebut,” ujarnya.

Disinggung kapan Liberty akan dilimpahkan ke jaksa, lantas Nicholas mengatakan setelah pengambilan barang bukti tersebut, pihaknya segera melimpahkan tersangka tersebut.

” Saya kira Minggu depan sudah bisa kita limpahkan,” ujarnya.

Sebelumnya Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Poldasu memastikan dalam waktu dekat akan mengirim dan menyerahkan tersangka mantan Bupati Tobasa (Toba Samosir), Liberty Pasaribu ke Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu).

Hal ini di katakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas AKBP MP. Nainggolan di ruangkerjanya, Kamis (25/02/2016) siang pada wartawan seraya mengatakan sampai saat ini pihaknya terus menunggu kesiapan pihak Liberty untuk bisa di serahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu).

” BAP mantan Bupati Tobasa (Toba Samosir), Liberty Pasaribu telah P21 dan berkasnya juga telah dikirimkan dan Penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Poldasu Tinggal Pengiriman tersangka ke Kejatisu,” ujarnya.

Saat ditanya kesiapan Polda Sumut untuk membawa dan menyerahkan Liberty Pasaribu ke Kejatisu lalu MP. Naingolan mengatakan, itu hanya masalah teknis saja, pastinya untuk memanggilnya (Liberty Pasaribu) semuanya telah ada peraturannya dan menjadi kewenangan penyidik untuk memanggil tersangka berdasarkan KUHAP.

Perwira berpangkat dua melati emas ini juga mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah memanggil Liberty untuk diserahkan ke Kejatisu. Namun karena yang bersangkutan sedang sakit makanya jadwal pengirimannya ke Kejatisu ditunda.

MP. Nainggolan juga berharap agar Liberty Pasaribu koperatif dan memenuhi panggilan tersebut Agar kasus ini dapat selesai secepatnya.

Sementara, diketahui Liberty Pasaribu yang saat itu Sekda, lolos dari koorporasi (kerja sama) dugaan korupsi DAK/DAU Tahun 2004 sebesar Rp 3 miliar tersebut. Akan tetapi, 9 tahun setelah kejadian itu atau setelah Liberty Pasaribu menjadi Wakil Bupati Tobasa yang berpasangan dengan Pandapotan Kasmin Simanjuntak sebagai bupati, penyidik Tipikor Poldasu mendapat novum (bukti) keterlibatan Liberty Pasaribu. Hal ini menyusul putusan Mahkamah Agung Nomor 1585 K/Pid.Sus/2011, putusan Mahkamah Agung Nomor 2361 K/Pid.Sus/2011 dan putusan Mahkamah Agung Nomor 1546 K/Pid.Sus/2011. Dalam putusan itu disebutkan kalau korupsi APBD Kabupaten Tobasa senilai Rp 3 miliar dilakukan bersama-sama.

(Laporan Dari Poldasu, MB-01)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait