Ayah Tiri Larikan Mobil Ibu, Anak Lapor Polisi

example banner

Medan Berita – Rama (35) warga Jln. Pasar 2 Tembung, Desa Tambak Rejo, Kec. Percut Sei Tuan, mewakili ibunya, Rosmanida (54) warga Jln. Banten Rambungan 2, Kec. Percut Sei Tuan, geram bukan kepalang. Pasalnya, ia terpaksa mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan.

Data diterima Medanberita.co.id, Minggu (06/03/2016) siang, Kedatangannya ke kantor polisi, lantaran ingin melaporkan ayah tirinya, Arya Surya Saputra (48) warga Jln. Tritura, Kec. Medan Johor. Alasannya, ayah tirinya itu diam-diam mencuri surat kendaraan milik ibunya dan berpura-pura meminjam kendaraan tersebut untuk dibawa
kabur.

Ceritanya, sepekan lalu, tepatnya, Sabtu (27/02/2016) sore, Arya datang menghampiri toko elektronik “Farhan Jaya“ milik keluarga korban yang berada di Jln. Perhubungan, Desa Laut Dendang, tepatnya di Simpang
Beo, Kec. Percut Sei Tuan, guna meminjam Mobil Grand Livina warna Hitam BK 1569 KG milik korban.

Alasan pelaku saat itu, untuk menukarkan mobil tersebut dengan kereta korban yang dipinjamnya dan berada di rumah Arya.‬

Malam harinya, korban yang hendak menutup tokonya untuk pulang, langsung menelepon Arya karena mobil dan kereta bersamanya. Tetapi pelaku berkilah sudah berada di Kota Aceh. Tanpa curiga korban pun menelepon anaknya Rizky (28) untuk minta dijemput. Sesampainya di rumah, korban yang ingin mandi dan membuka lemari pakaian, terkejut karena tak melihat Buku hitam mobil tersebut.

Korban pun langsung menaruh curiga. Karena sebelumnya, pelaku sempat menjual kereta Honda Revo Fit BK 4868 AFH miliknya. Namun karena masih berstatus suami sah ibu korban yang kedua, pelaku masih dimaafkan oleh
korban. Karena tidak kunjung pulang korban pun lantas menelepon pelaku tetapi tidak kunjung diangkat. Keesokan harinya pun korban mencoba untuk menelepon kembali Aray, tetapi kali ini Aray mengangkatnya dan korban pun langsung meminta kembali mobil tersebut.

Tetapi pelaku berkilah akan mengembalikannya dalam waktu 2 atau 3 hari.‬ Setelah janji pelaku mau mengembalikan mobil tersebut kepada korban, pelaku yang sudah 7 hari pergi pun tidak kunjung mengembalikan
kendaraan tersebut. Akhirnya korban yang diwakili anaknya Rama mendatangi kantor polisi.

‪” Gak pulang-pulang dia bang, takutku dijual pula sama dia mobil itu  bang. Entah dari mana kok bisa diambilnya buku hitamnya bang, karena izin ibukulah bang aku datang melaporkannya bang,” ujar Rama selaku anak korban saat datang melapor ke Polsek Percut Sei Tuan.‬

‪Sayangnya, laporan tak dapat diterima polisi atas dasar tak membawa bukti kepemilikan kendaraan. Namun, korban disarankan melapor atas kasusnya ke Polresta Medan di Jln. HM Said, Kec. Medan Timur.

” Disuruh ke Polresta kami lapornya. Katanya agak rumit, karena kedua buku hitam kendaraan itu juga dibawa kabur ayah tiriku itu,” pungkasnya.

(Laporan Dari Percut, MB-05)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait