Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik H. Anif Kompratif

example banner

Medan Berita – DS selaku ketua salah satu organisasi di Medan, kembali diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik
Subdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Poldasu dalam kasus pencemaran nama baik tokoh masyarakat, H. Anif, Senin
(08/03/2016).

Informasi dan data yang diperoleh medanberita.co.id diketahui tersangka DS diperiksa mulai dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, didampingi Kuasa Hukum, Hadi Ningtias, SH.

Sementara dari hasil pantauan awak media ini terlihat, tersangka DS memasuki gedung Ditreskrimsus Poldasu dengan memakai baju kemeja warna biru dan tepat pukul 13.00 WIB, DS terlihat bersama kuasa hukumnya sedang menunaikan sholat Dzuhur dan usai sholat Dzuhur di Mesjid yang ada lingkungan Mapoldasu tersangka DS kembali memasuki gedung Ditreskrimsus untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Sementara DS dan Kuasa Hukum, Hadi Ningtias, SH usai menjalani pemeriksaan saat dikonfirmasi medanberita.co.id di halaman parkir Ditreskrimsus Poldasu menerangkan, bahwa kedatangan  mereka ke Poldasu untuk memenuhi panggilan penyidik terkait kasus pencemaran nama baik tokoh masyarakat H. Anif.

” Kita tetap kompratif, dan tidak pernah mangkir, semua apa yang dipertanyakan penyidik kita jawab dan juga menjelaskan yang sebenarnya, niat kita hanya satu bukan mencari pembenaran tapi kita hanya mencari kebenaran,” ucap Hadi Ningtias, SH.

Hadi menjelaskan, sebagai penasehat hukum DS, dirinya membantah kliennya melakukan penyebaran fitnah.

” Sebenarnya klien saya ini tidak ada menyebarkan berita fitnah H. Anif melalui media jejaring sosial yang dikutip dari website medanseru.co,” ujarnya.

Atas hal tersebut, dijelaskan Hadi, bersama DS, selaku kuasa hukum dirinya akan menerangkan kepada penyidik atas penetapan kliennya sebagai status tersangka dan adanya unsur politik.

” Hal itulah yang kita jelaskan kepada penyidik, bahwa klien saya ini merupakan korban dari Haiker TI dan Saya menduga semua ini ada permainan politik, yang tidak senang dengan klien saya, karna apa yang disangkakan, bahwa klien saya menyebarkan berita fitnah H. Anif melalui media jejaring sosial yang dikutip dari website medanseru.co sudah tidak ada lagi dan telah hilang,” jelas Hadi mengakhiri.

Terpisah Kasubdit II Cyber Crime AKBP Yemi Mandagi yang dikonfirmasi, tentang pemeriksaan tersangka DS kepada wartawan, Selasa (08/03/2016) sore membenarkan bahwa DS telah diperiksa sebagai tersangka.

” Iya, saat ini tersangka DS kita periksa, mudah-mudahan beliau menerangkan yang sejujurnya dan tidak mempersulit jalan pemeriksaan,” ujarnya.

Disinggung mengenai hasil pemeriksaan sebagaimana diketahui DS telah tetapkannya sebagai tersangka apakah
penyidik Subdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Poldasu akan dilakukan penahanan, menurut perwira berpangkat dua melati emas ini, dirinya belum dapat memastikannya.

” Kita tungggu saja hasil pemeriksaan penyidik,” jelasnya singkat.

Ditanya mengenai tersangka pemilik media online, HS yang telah dijadwalkan akan diperiksa Senin (07/03/2016) kemarin apakah tersangka HS datang memenuhi panggilan penyidik, lalu Kasubdit II Cyber Crime AKBP Yemi Mandagi mengatakan bahwa tersangka tersebut tidak datang tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

” Tidak jadi datang pemilik media online tersebut, nanti kita layangkan lagi surat panggilan lagi,” ujarnya mengakhiri sembari berpamitan dengan wartawan yang sengaja menunggunya.

(Laporan Dari Poldasu, MB-01)

Teks foto : Tersangka DS (kemeja biru) Bersama Rekan dan Kuasa Hukumnya Hadi Ningtias, SH Saat Berada di Halaman Parkir Mako Poldasu, Selasa (08/03/2016). (Sah) 

Loading...

Comments

comments

Pos terkait