Dugaan Penipuan Pengadaan Jilbab, Ditreskrimum Belum Tetapkan Tersangka

example banner

Medan Berita – Penyidik Subdit II/Harta Benda-Tanah dan Bangunan (Harda-Tahbang), Ditreskrimum Poldasu, belum juga menetapkan tersangka kasus dugaan penipuan pengadaan jilbab di Mabes Polri senilai Rp 400 juta.

” Sampai saat ini sudah tujuh saksi kita periksa, belum ada tersangka,” ujar Kabid Humas Poldasu, Kombes Helfi Asegaf kepada wartawan, Senin (21/03/2016).

Dalam kasus ini, terlapor Memori Eva Ulina Panggabean, warga Sibolga yang sempat mencalonkan diri sebagai Walikota Sibolga sudah diperiksa berikut 7 saksi lainnya.

Menurut Kabid Humas Poldasu Kombes Helfi Asegaf, penyidik tengah berupaya maksimal untuk menetapkan tersangka dugaan penipuan pengadaan jilbab di Mabes Polri tersebut, namun masih terkendala beberapa hal dasar penyelidikan.

” Belum ada bukti dan saksi yang melihat penyerahan cek yang diserahkan pelapor kepada terlapor sebesar 400 juta,” ujarnya.

Karena itu, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap L. Parapat sebagai orang yang menerima uang hasil pencairan cek tersebut.

” L. Parapat sudah pernah kita panggil, tapi belum datang karena posisinya di Papua. Tapi L. Parapat sudah koordinasi dengan penyidik akan berupaya hadir pekan ini (sebelum paskah),” pungkasnya.

Sebelumnya, penyidik telah meningkatkan penyelidikan kasus itu ketahap penyidikan untuk menetapkan tersangka.

(Laporan Dari Poldasu, MB-01)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait