Hentikan Berita Disinyalir Aping Suap Pihak Redaksi

example banner

Teks Foto : Tim Gabungan saat melakukan lokasi penggerebekan di lokasi judi maruto, Selasa (15/03/2016).

Medan Berita – Lapak perjudian samkwan (dadu putar) yang dikelola bandar judi Aping tampaknya terus beroperasi hingga hari ini tanpa takut ditindak oleh aparatur negara. bahkan, warga turunan tionghoa tersebut terus berupaya keras meredam pemberitaan yang muncul di media.

Disebut-sebut, Aping belum lama ini mendatangi salah satu kantor media cetak yang berdomisili di Kota Medan. diduga kedatangan bandar judi tersebut untuk meredam pemberitaan lapak yang dikenal judi maruto yang berlokasi di Jln. TB. Simatupang kawasan terminal Pinang Baris atau lebih dikenal, lokasi ini dengan sebutan markas judi Tunggul Hitam.

” Semalam si Aping datang ke kantor redaksi menggunakan mobil, dan memberikan titipan upeti melalui petugas Security jaga kepada pihak redaksi,” ungkap salah seorang sumber kepada Medanberita.co.id, Kamis (24/03/2016) sore.

Dijelaskannya, tujuan kedatangan sang bandar untuk bersinergi kepada pihak redaksi dalam penghentian pemberitaan lapak judi yang dikelolahnya selama ini.

” Aping minta agar tidak diberitakan lagi judinya, dan tiap Rabu redaksi diberi Rp 1.000.000,” cetus sumber yang tak ingin namanya ditulis.

Diketahui salah satu media ternama tersebut gencar memberitakan lapak perjudian milik Aping, namun terhenti begitu saja. disinyalir ada dugaan suap.

Ketika hal ini dikonfirmasikan Medanberita.co.id kepada sang bandar Aping di nomor handphone 08227499xxxx via sms, hingga berita ini diturunkan belum mendapat balasan.

Sebelumnya lokasi perjudian maruto tersebut digelar di Jln. Palem Raya II, Gg. Maruto Pantai Benggali, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Selayang yang tak jauh dari PDAM Tirtanadi persisnya dibelakang Gilingan Padi.

Dari lokasi ini, tim gabungan Polsek Sunggal bersama petugas Sabhara Polresta Medan melakukan penggerebekan, Selasa (15/03/2016) sore, puluhan para hamba hukum yang dipimpin Kapolsek Sunggal, Kompol Harry Azhar bersama Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono ini sempat dihadang sekelompok pria berambut cepak hingga membuat ratusan diduga pemain berhamburan dari areal lokasi guna meloloskan diri dari sergapan petugas.

Hal hasil tim gabungan berhasil mengamankan 4 orang terduga pemain judi maruto beserta 3 unit sepedamotor dan diboyong ke mako Polsek Sunggal guna pemeriksaan lebih lanjut.

 

(Laporan Dari Medan Sunggal, MB)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait