Gawat….Lagi -Lagi, Polsek Helvetia Diduga Tangkap Lepas Tersangka Narkoba

example banner

Medan BeritaAtensi Presiden RI, Joko Widodo dalam memerangi peredaran narkoba yang telah meresahkan masyarakat di Negeri ini, tampaknya tidak didukung sepenuhnya oleh jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu).

Hal inilah yang dilakukan Polsek Helvetia setelah berhasil melakukan dugaan tangkap lepas sejumlah para tersangka kasus narkoba sebelumnya, kembali mengulangi hal yang sama yakni diduga melakukan tangkap lepas terhadap Reza Pratama warga Jln. SM. Raja, Gg. Isa No.6, Kel. Kota Matsum 3, Kec. Medan Kota bersama temannya Anggi.

Informasi yang dihimpun Medanberita.co.id, menyebutkan kedua tersangka ditangkap petugas Polsek Helvetia di Jln. Perjuangan, Medan Marelan dan diduga didapati narkoba jenis sabu-sabu paket Rp150 ribu dibawah tempat duduk sepeda motor Honda Beat warna hitam milik Reny Anggraini kakak tersangka Reza Pratama pada Kamis (24/03/2016).

Guna pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti keduanyapun digiring ke mako Polsek Helvetia, ironisnya setelah dilakukan penahanan selama berapa hari, akhirnya kedua tersangka dilepas, diduga usai memberi dana suap puluhan juta kepada petugas Polsek Helvetia. 

Hal itu dibenarkan oleh HN, dan dia juga mengatakan Reza Pratama yang notabendnya sebagai adik ipar kerab mengkonsumsi sabu.

“ Ah aku udah berulang kali mengingatkan Reza untuk tidak mengkonsumsi sabu, tapi karena tidak menuruti perkataan kenak batunya dia, saat itu Reza ditangkap berboncengan bersama temannya dengan mengendarai sepeda motor istri saya, dan ditemukan paket sabu Rp150 ribu,” ucap HN.

Masih dijelaskan HN, kakak ipar dan istri saya mengaku mau mengurus Reza dengan bayaran Rp20 juta, akhirnya Selasa (29/03/2016) sore, Rezapun sudah saya lihat berada di Rumah. 

Padahal, jelas HN, karena ulah Reza yang kerab mengkonsumsi sabu, barang-barang di rumahpun satu persatu hilang.

“ Barang di rumah sering hilang bang, mungkin dijualnya lah untuk beli sabu,” cetus abang ipar.

Lain halnya menurut penjelasan dari Kapolsek Helvetia, Kompol Hendra melalui Kanit Reskrim, Iptu H. Manulang saat dikonfirmasi Medanberita.co.id melalui hand phone selular mengatakan bahwa penangkapan yang dilakukan pihaknya saat itu hanya satu orang atas nama Reza.

“ Saat dilakukan penangkapan, Anggi melarikan diri dengan cara melompat dari sepeda motor, kemudian saat dilakukan pemeriksaan terhadap temannya yang tertinggal bernama Reza, petugas tidak menemukan narkoba di badannya namun ada ditemukan paket sabu yang tak jauh darinya, pun demikian, petugas memboyongnya ke Mako Polsek Helvetia untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, usai dilakukan introgasi kepada Reza, kemudian pihaknya melakukan pelepasan terhadapnya.

” Menurut pengakuan Reza, paket sabu yang ditemukan dekat Reza bukan miliknya dan pengakuannya milik temannya Anggi, Sesuai Undang-undang proses penahanan selama 6 hari, karena tidak terbukti kemudian Reza kami lepas,” pungkas mantan Panit Sabhara Polsek Percut Sei Tuan.

(Laporan dari Medan, MB)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait