Gerbraksu Minta PN Medan Bertindak Benar Dalam Kasus Tanah di Paya Pasir

example banner

Teks Foto : Gedung PN Medan, Jln. Benteng, Kec. Medan petisah, Selasa (05/04/2016). (Saf)

Medan Berita – Gerakan Rakyat Berantas Korupsi Sumatera Utara (Gerbraksu) meminta ketua pengadilan negeri (PN) kelas I-A Medan untuk memonitor dan mengawasi perkara gugatan perdata Reg. No.455/Pdt.G/2014/Pn.mdn.

Pasalnya persoalan tanah yang berada di Jln. Kota Cina, Lingk. VII, Kel. Paya Pasir, Kec. Medan Marelan, Kota Medan dengan pemilik alas tanah Hamdani jangan sampai dimainkan oleh orang yang mengaku sebagai pemilik tanah.

” Sebagai masyarakat kita meminta kepada ketua PN Medan, Komisi Yudisial Perwakilan Sumatera Utara, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memonitoring dan mengawasi persoalan tanah di Paya Pasir yang luasnya 3.476 m2 yang diduga dikuasai yang hanya mengaku sebagai pemilik tanah namun tidak mempunyai bukti yang kuat seperti siaffan Waksa alias Acong, Ham Siu Jing, Suwito,” kata Ketua Gerbraksu, Saharudin kepada awak media, Selasa (05/04/2016) di Medan.

Menurut Saharuddin peryataan yang disampaikan agar persoalan ini berjalan secara bijaksana dan mementingkan orang-orang pribumi.

Tambah dia, yang menjadi pertimbangan adalah dasar Hamdani menggugat adalah sangat kuat karena mempunyai bukti dan hak alas tanah yang lengkap serta pembelian tanah itu benar adannya.

” Karena itu sebagai masyarakat meminta PN Medan untuk mengawasi kasus ini dengan benar dan menjalankan dalil kebenaran,” pintanya.

Lagipula sampai saat ini banyak persoalan tanah yang dikuasai oleh pihak asing dengan cara-cara yang tidak benar dan mengutamakan kepentingan uang untuk mencari kebenaran itu.

” Yang menarik perhatian kita dalam persoalan ini bahwa penggugat mempunyai bukti-bukti yang kuat, jadi berarti penggugat pasti ada yang terjalimi,” tandasnya.

(Laporan dari Medan, MB-03)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait