Modus Tabrak Adik, Sepmor Michael Dilarikan Dua OTK

example banner

Teks Foto : Ditemani Keluarga, Korban Michael (kaos biru) saat di Mako Polsek Sunggal, Rabu (06/04/2016). (Lim)

Medan Berita – Modus dengan mengatakan telah menabrak adik kembali terjadi, kali ini yang menjadi korbannya Michael Sihotang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) warga Perumnas Simalingkar B, Rabu (06/04/2016) sekitar jam 15.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Medanberita di mako Polsek Sunggal, korban Michael didampingi orang tuanya menuturkan, saat itu dirinya keluar dari rumah dengan mengunakan sepeda motor  (sepmor) Yamaha R.15, warna merah les putih plat toko menuju doorsmer.

Saat berada dilampu merah simpang pos Padang Bulan, korban yang menunggu pergantian lampu pengatur lalu lintas bertukar, tiba-tiba dari arah kanan korban, dua pemuda yang tak dikenal mendatangi korban dengan menuduhkan korban telah melanggar keluarga pelaku.

Korban yang merasa tidak ada menabrak keluarga pelaku, langsung membantah dan mengatakan “ Kapan pula aku melanggar adik kalian ?” ucap korban kepada pelaku saat di kantor polisi.

Karena kepolosannya, lalu korban mengikuti perintah dua pelaku yang mengunakan sepmor jenis metik, namun saat berada di Pasar VI, korban dihentikan kedua pelaku dan mengintimidasi korban harus mengakui perbuatanya yang telah menabrak adik mereka.

“ Mana HP kau, biar ku foto sepmormu untuk menunjukkan kepada adikku, kalau keretamu yang menabrak,” ucap Michael menirukan perkataan pelaku saat itu.

Kemudian pelaku itu kembali mengatakan kepada korban, ” Mari sepmormu kubawa dulu untuk menunjukkan kepada adikku, kalau bukan kau yang nabrak,” ucap pelaku lagi kepada korban.

Selanjutnya salah satu dari dua pelaku yang mengendarai sepmor membawa PM (15) yang diketahui warga perantauan yang mengecap pendidikan di Medan.

“ Kalau kau ngak percaya ini sepupuku jaminannya bersama laptop dan berkas,” ucap pelaku kepada korban lagi untuk meyakini korban saat itu.

Karena PM mengaku kalau dirinya memang saudara pelaku, akhirnya korban melepas kendaraan roda duanya yang baru di kredit selama dua minggu itu dibawa kedua orang tak dikenal (OTK) itu

Tunggu punya tunggu, kedua pelaku yang mengaku adiknya ditabrak korban tidak kembali-kembali, korbanpun menghubungi keluarganya, warga yang mengetahui kalau Michael menjadi korban langsung mengamankan PM yang masih bersama Michael saat kejadian, warga yang sudah geram dengan aksi tindakan kriminal meneriakan hajar kepada PM.

Beruntung nasib PM tidak jadi dihakimi warga, berkat permohonan paman korban untuk tidak main hakim sendiri, selanjutnya PM di gelandang ke mako Polsek Sunggal untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(Laporan dari Medan Sunggal, MB-02)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait