Rentut Belum Turun Dari Kejati, Sidang Kasus Penganiayaan Ditunda Jaksa

example banner

Medan Berita – Dikarenakan rencana tuntutan (rentut) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) belum turun/keluar, sidang kasus penganiayaan yang menimpa Namria Simbolon (40) warga Jln. Anggrek Raya No. 190 Blok 11 Perumnas Helvetia, Kec. Helvetia ini pun akhirnya ditunda oleh Jaksa yang menanganinya.

Informasi yang dihimpun Medanberita.co.id, kasus penganiayaan ini dilakukan oleh Lumas Dina Boru Nainggolan (42) warga Jln. Flamboyan Perumnas Helvetia, Kec. Medan Helvetia yang terjadi pada Minggu (21/06/2016) malam. Saat itu pelaku dan anaknya melakukan penganiayaan tepat di rumah korban.

Hingga waktu bergulir, pelaku penganiayaan tidak kunjung dilakukan penahanan. Padahal akibat penganiayaan itu, korban mengalami trauma yang mendalam.

” Saya kecewa dengan petugas Kepolisian dan Jaksa, kenapa pula pelaku tidak dilakukan penahanan hingga saat ini,” ujar korban saat diwawancarai awak media ini di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (12/04/2016) siang.

Kedatangan korban ke PN Medan ini karena adanya jadwal sidang mengenai rencana tuntutan terhadap pelaku penganiayaan. Tapi hingga pukul 14.00 WIB, sidang belum juga dimulai.

” Kita lihat dibagian informasi bahwa hari ini ada jadwal sidang, tapi saya belum tahu. Pasti sidang atau tidak. Jika nanti tidak jadi, maka saya sangat kecewa. Diduga Jaksa memperlambat sidang karena sudah melakukan perencanaan terhadap pihak pelaku,” ujarnya menduga.

Adapun Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani kasus ini adalah Mariati Siboro. Pernah Jaksa itu mengatakan kepada korban.

” Ibu kenapa tidak pernah menjumpain saya, ibu masuk lo setahun,” ujar korban mengulangi ucapan jaksa itu saat melalui telepon.

Mendengar itu, korban mengatakan bahwa dirinya bukanlah pelaku dan melainkan adalah korban.

” Saya korban, jadi mengapa saya harus menjumpain ibu,” ujar korban membalas ucapan Jaksa saat itu.

Setelah komunikasi itu, pihak korban dan Jaksa langsung memutuskan komunikasinya.

” Saya heran melihat kasus ini, sepertinya kasus ini tidak tranparan. Buktinya mengapa pelaku tidak dilakukan penahanan,” ungkapnya saat menunggu dijalankannya sidang di ruang Cakra IV PN Medan menerangkan.

Terpisah, Mariati Siboro selaku JPU yang menangani kasus ini ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa sidang ditunda karena rentut dari kejati belum turun.

” Kalau sudah turun nanti kita infokan,” ujarnya.

(Laporan dari PN Medan, MB-06)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait