Ribuan Penghuni Lapas Teriak Histeris Saat Razia, Personil Gabungan Mundur

example banner

Medan Berita – Ribuan penghuni Lapas (lembaga pemasyarakatan) dewasa Kelas I Tanjung Gusta menjerit histeris ketika personil gabungan yang terdiri dari BNN, Pegawai Lapas dan petugas kepolisian melakukan razia peredaran narkoba, Selasa (12/04/2016) sekitar pukul 20.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Medanberita.co.id di lokasi, penghuni lapas memilih berteriak disaat personil gabungan hendak melakukan razia dugaan peredaran narkoba. Personil gabungan yang saat itu hendak masuk ke lokasi, tiba-tiba diteriakin oleh perwakilan penghuni lapas.

Adanya teriakan dari perwakilan penghuni lapas, sebagian besar penghuni lapas lain juga berteriak. Akibatnya seluruh penghuni lapas berteriak histeris. Personil gabungan yang mendapati perlakuan yang kurang baik dari penghuni lapas langsung memilih mundur dan menunda razia.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa saat razia sedikitnya 60 personil gabungan turun ke lokasi.

” Jadi, saat petugas masuk ke lokasi. Penghuni lapas berteriak histeris dan sahut-menyahut antara penguni lapas sehingga membuiat situasi menjadi kurang baik. Atas kejadian itu, personil gabungan memilih mundur dan menunda razia.” ungkapnya menjelaskan.

(Laporan dari Tanjung Gusta, MB-06)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait