Kasat Narkoba Polres Belawan Diciduk BNN

example banner

                  Teks Foto : Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Ichwan Lubis. (An) 

Medan Berita – Terkait penemuan uang Rp2 Miliar yang diduga hasil dari suap (86) kasus narkoba, petinggi Badan Narkotika Nasional (BNN) enggan memberikan komentar Terkait penangkapan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Ichwan Lubis di Medan, BNN Pusat.

Kepala BNN Provinsi Sumut, Brigjen Andi Loedianto saat coba dikonfirmasi melalui telepon dan pesan singkat tidak memberikan jawaban.

Sedangkan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Edy Suwandono yang merupakan pimpinan AKP Ichwan juga tidak memberikan jawaban atas penangkapan tersebut.

Seorang pejabat BNN Provinsi Sumut juga enggan memberikan komentar detail terkait penangkapan tersebut.

“ Saya enggak tahu. Mungkin ke Polda. Soalnya bukan kegiatan kami (BBN Sumut). Nanti kalau saya beri keterangan bisa salah,” ujar Kabid Pemberantasaan Narkoba BNN Provinsi Sumut, AKBP Agus Halimudin, Jumat (22/o4/2016) pagi.

Tim gabungan narkoba dari Badan nasional Narkotika (BNN) berhasil menangkap Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Ichwan Lubis, Kamis kemarin.

Penangkapan tersebut diduga terkait penemuan rekening gendut yang diduga milik Kasat Narkoba Belawan. Saat melakukan penangkapan, pihak BNN juga menemukan uang sejumlah Rp2 miliar lebih, di rumah AKP Ichwan Lubis.

Setelah penangkapan tersebut, Kasat Narkoba Polres Belawan, AKP Ichwan Lubis sempat dibawa untuk pemeriksaan di Polda Sumut dan selanjutnya dibawa ke BNN Pusat (Jakarta) untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

Humas BNNP Sumut, AKBP S Sinuhaji membenarkan penangkapan tersebut dan mengatakan, Kasat Narkoba Polres Belawan sudah dibawa ke Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan terkait narkoba.

Namun, saat awak media mempertanyakan jumlah barang bukti narkoba yang ditangkap pihak BNN, dirinya mengarahkan agar dikonfirmasi ke Kabid Pemberantasan BNNP Sumut.

“ Iya memang benar dan telah dibawa ke Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan. Masalah barang buktinya, coba ditanyakan kepada Kabid Pemberantasan ya,” kata Sinuhaji.

(Laporan dari Medan, MB-05)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait