Subdit IV Tipidter Hentikan Giat Penambangan Sirtu dari Sungai dan Hilir

example banner

Medan Berita – Ditreskrimsus Poldasu Subdit IV Tipidter akhirnya menghentikan kegiatan Penambangan Pasir Batu (Sirtu) di Sungai Batang Serangan, Desa Sei Litur Tasik, Kec. Padang Tualang, Kab. Langkat, Prov. Sumut, Jumat (22/04/2016) siang.

Penambangan yang dilakukan oleh Suharsono Alias Singkek selaku penanggung jawab lokasi bersama dengan Suharianto selaku pemilik izin penambangan selanjutnya diamankan petugas bersama alat-alat yang dipergunakan untuk melakukan penambangan tersebut.

Diantaranya 1 unit Excavator Beko merk Hitachi Jaksis Type 210, warna orange, 1 unit Excavator Beko merk Hitachi – 1, warna orange, 6 unit Mobil Truck Colt Diesel bermuatan beserta Surat Tanda Nomor Kenderaan (SNTK), sementara dari hilir Jln. Megawati Kota Binjai diamankan 12 unit Mobil Truck Fuso bermuatan Pasir Batu. Selanjutnya dibawa ke Kantor Ditreskrimsus Polda Sumut guna dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan bahwa hasil penambangan Sirtu dijual ke PT. Langkat Malaysia Kepong (PT. LMK) di Desa Tanjung Beringin, Kec. Henai, Kab. Langkat, Prov. Sumut yang akan digunakan untuk menimbun jalan di lokasi perkebunan PT. LMK.

Penambangan Sirtu yang dilakukan keduanya berdasarkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi Batuan yang diterbitkan atas nama Gubsu, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Prov. Sumut Nomor : 671/206/ BPPTSU/2/XI.6/XI/ 2015, tanggal 19 Nopember 2015.

Dirkrimsus Poldasu, Kombes Pol Ahmad Haydar kepada wartawan, Selasa (26/04/2016) siang mengatakan bahwa pelaku telah melanggar hukum.

” Pelaku melanggar Pasal 158 Undang – Undang Negara RI. Nomor 04 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara dan dan Peraturan Pemerintah RI No 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara dan atau Pasal 109 Undang – Undang Negara RI. Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” jelas Haydar.

(Laporan dari Mako Poldasu, MB-06)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait