Tarif Sewa Pondok Rekreasi Pantai Sergai Cekik Leher

example banner

Teks Foto : Salah satu Pondok peristirahatan yang ada di Pantai Pondok Permai Sergai, bertuliskan tarif sewa yang berlaku, Minggu (01/05/2016). (Rez)

Medan BeritaKenaikan tarif harga pondok peristirahatan bagi pengunjung rekreasi Pantai Pondok Permai, Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara ini tampaknya banyak dikeluhkan oleh para pengunjung yang datang ke lokasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Disebut, kenaikan tarif sewa pondok di tempat itu, pengunjung menduga pihak pengelolah tempat rekreasi sepertinya sesuka hatinya saja menaikkan tarif demi mendapatkan pundi-pundi kekayaan (keuntungan), meskipun pengunjung beranggapan hal yang dilakukan telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan yang ada.

Pengunjung juga menyebut, pihak pengelolah Pantai Pondok Permai memanfaatkan situasi dan sepertinya melakukan pemerasan terhadap pengunjung, apalagi hal itu dilakukan disaat situasi sedang ramai pengunjung, ataupun di waktu hari libur, Minggu maupun hari besar Nasional.

Menurut Rudi pria yang bermukim di kawasan Sergai saat ditemui awak media ini dilokasi, Minggu (01/05/2016) mengatakan, dirinya merasa keheranan dengan peraturan yang dibuat oleh managemen tempat hiburan tersebut, dan menurutnya juga pihak managemen telah melanggar aturan Perda.

” Mengapa mereka membuat tarif sewa pondok peristirahatan naik setiap hari Minggu/libur, ? sedangkan Perda tidak menaikkan tarifnya walaupun itu hari Minggu/libur. Berartikan managemen membuat peraturan yang menguntungkan mereka pribadi dan mencekik leher pengunjung,” keluh pengunjung tempat hiburan tersebut.

Seharusnya, pihak managemen jangan sesuka hatinya menaikan tarif sewa pondok dan sebagainya.

” Pemerintah harus menegur managemen, kalau perlu kasih sangsi kepada pihak managemen karena sudah sesuka hatinya menaikkan tarifnya,” ujarnya menjelaskan.

Sementara menurut, pihak penjaga pondok perisitirahatan di Pondok Permai mengatakan bahwa itu merupakan peraturan pimpinan.

” Kita hanya pekerja bang, yang membuat peraturan bos-bos itulah. Dan harga sewa segitu sudah lama berjalan,” ujar pria tua yang saat itu mengenakan kaos berwarna kuning.

Menyikapi adanya keluhan pengunjung, Anggota Dewan DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan, ST mengatakan dirinya merasa heran atas hal yang dilakukan pengusaha rekreasi di tempat tersebut.

” Hal tersebut yang membuat pariwisata kita tidak pernah maju, itu namanya aji mumpung.‎​ Seharusnya, tarif itu sama kapanpun, sehingga pemerintah daerah seharusnya mengatur dengan baik agar para pengunjung tidak menjadi korban pemerasan ‘tarif dadakan’,” ungkap kader fraksi PDI-P ini menerangkan.

Pantauan wartawan dilokasi terlihat jelas disisi kanan tempat pemondokan peristirahatan tersebut, kertas bertuliskan Pantai Pondok Permai, harga sewa pondok, tarif hari Biasa Rp40 ribu dan hari Minggu/Libur Rp50 ribu. 

(Laporan dari Sergai, MB-06)

 

Loading…

Comments

comments

Pos terkait