Pria Modus Ngaku Polisi Rampas Sepeda Motor Warga Makmur

example banner

Teks Foto : Korban saat di Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sunggal, Kamis (05/05/2016). (Mus)

Medan Berita – Sial kata inilah yang pantas ditujukan untuk Roni Albert Purba (17) warga Jln. Makmur, Kel. Cinta Damai, Kec. Medan Helvetia, pasalnya usai beranjak pulang dari rumah temannya, sepeda motor miliknya dirampas pria modus mengaku polisi, Kamis (05/05/2016) jam 19.30 WIB.

Di kantor Polsek Sunggal, Roni menceritakan, kejadian tersebut bermula saat dirinya pergi kerumah temannya di kawasan Kelamir Lima dengan meminjam sepeda motor Honda Supra X, BK 5865 AFG milik abangnya. Usai mengunjungi sahabatnya tersebut, Ronipun hendak beranjak pulang ke rumah.

Namun seketika melintas di Jln. Stasiun Desa Tanjung Gusta persis di depan Pabrik Getah, korban dihentikan seorang pria yang mengaku dirinya sebagai petugas Polisi dan pelaku meminta untuk diantarkan ke ujung jalan dengan alasan ada peristiwa penikaman.

“ Tadi aku distopnya, dibilangnya dia seorang polisi minta diantarkan ke ujung jalan karena ada terjadi penikaman,” ungkap korban.

Lanjut dijelaskan pria status lajang ini, dirinya yang tidak menaruh curiga langsung membonceng pelaku yang mengatasnamakan aparat “Polisi”, namun ironisnya saat dipertengahan jalan, lalu korban ditinju pelaku sehinga korban terkejut dan berhenti, kemudian pelaku langsung mendorong korban yang saat itu lagi berada diatas kereta.

” Saat aku didorongnya, kemudian aku terjatuh, dan pelaku langsung melarikan sepeda motorku,” ucap korban.

Atas kejadian tersebut, korban didampingi keluarganya mendatangi Polsek Medan Sunggal guna melaporkan hal tersebut.

(Laporan dari Medan Sunggal, MB-02)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait