Dipukul BD Sabu Pakai Martil, Fadli Lapor Polisi

example banner

Teks Foto : Fadli saat membuat laporan di Mako Polsek Percut Sei Tuan. (An)

Medan Berita – Dengan kepala berlumuran darah, Fadli (24) warga Jln. Pasar XI, Gg. Hidayah, Kec. Medan Tembung mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, Kamis (16/06/2016) pukul 16.00 WIB untuk membuat laporan pengaduan penganiayaan terhadap dirinya.

Menurut penuturan korban, kejadian yang dialaminya tersebut berawal seketika korban hendak membeli velg Sepeda motor dari temannya, tiba-tiba dirinya dicegat oleh pelaku inisial R (29) warga Pasar XI, Gg. Teratai, Kec. Medan Tembung, saat melintas pulang sekitar pukul 14.00 WIB. Tanpa diduga, pelaku langsung memukul kepala korban menggunakan martil berukuran sedang yang disimpan pelaku dibalik bajunya.

Akibat pukulan bertubi-tubi yang dilayangkan pelaku, korban mengalami luka dibagian belakang kepala sebelah kanan hingga berdarah. Namun ketika korban belum sempat membalas, pelaku keburu melarikan diri.

Dengan kondisi kepala berlumuran darah, korban ditemani kedua temannya, Riki (21) dan Aulia (22) disusul ibunya Lina (48) mendatangi Polsek Percut Sei Tuan untuk membuat laporan pengaduan.

Korban mengakui sebelumnya dirinya meneriaki pelaku R sebagai bandar sabu di kawasan Tembung.

” Marah dia karena aku teriaki dia sebagai Bandar sabu tadi malam. Aku bilang gitu karena adikku jadi penyabu gara-gara dia. Padahal memang betul dia Bandar sabu. Dia juga sudah lama jadi target polisi,” beber korban sambil memperlihatkan martil pelaku yang tertinggal.

Sementara itu, Petugas SPKT yang menerima pengaduan, menyarankan agar agar korban membuat visum terlebih dahulu.

” Buat dulu visumnya baru kita tanggapi laporan pengaduannya,” ujar petugas SPKT.

 

(Laporan dari Percut, MB-05) 

Loading...

Comments

comments

Pos terkait