Pengemudi Betor Ngaku Bawa Sewa Kondisi Mabuk

example banner

Teks Foto : Parbetor saat diamankan warga di Lokasi Kejadian. (An)

 
Medan Berita – Saat diwawancarai, Jhoni sang pengemudi betor mengaku jika dirinya tengah dalam kondisi mabuk berat saat membawa penumpang (korban). Hal ini dibuktikan dengan aroma nafas Jhoni.

” Memang sebelum bawa korban itu aku sempat minum tuak bang, dan jujur aku bang masih mabuknya aku ini,” ujar Jhoni saat di lokasi kejadian, Rabu (16/06/2016).

Kanit Lantas Percut Sei Tuan, AKP Suprihanto ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian Laka Lantas tunggal tersebut.

” Memang benar ada tabrakan di Jln. Letda Sudjono yang tabrakan becak menabrak pembatas jalan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Untuk korban sama pengemudi sudah dibawa ke Rumah Sakit guna mendapatkan perawatan medis, dan untuk becak pengemudi sudah kita bawa ke pos lantas guna dijadikan barang bukti,” jelas Kanit Lantas.

Informasi dihimpun dilokasi sebelum kejadian sekira pukul 01:00 WIB, becak motor yang dikemudikan Jhoni (33) warga Jln. Denai, Gg. Tengah, Kec. Medan Denai, datang dari arah jalan simpang aksara hendak menuju Jln. Letda Sudjono, Gg. Bersama, Kel. Banten, Kec. Medan Tembung untuk mengantarkan sewanya.

Namun naas pada saat melintas di Jln. Letda Sudjono tepatnya di depan rumah sekolah Budi Satria becak yang dikemudikan Jhoni tiba-tiba menabrak pembatas jalan dan langsung membuat pengemudi dan penumpang langsung tercampak ke aspal.

Mendengar suara benturan yang keras warga sekitar langsung mendatangi lokasi kejadian, sesampainya di lokasi, warga melihat Kaman Sijabat (korban) tergeletak di aspal dengan kondisi wajah sudah berdarah-darah. Melihat kondisi korban yang sudah parah warga berinisiatif untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Sehat.

” Pengemudi becak itu menabrak pembatas jalan bang, dan kami lihat penumpangnya sudah berdarah-darah makanya kami suruh warga yang lain untuk membawanya ke Rumah Sakit, sementara kami mengamankan becak dan pengemudi di pinggir jalan bang,” ungkap Iwan warga sekitar pada saat di lokasi.

 

(Laporan dari Percut, MB-05)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait