Direktur PT. Karunia Makmur Terancam 2 Tahun Penjara

example banner

Teks Foto : Amaluddin saat Mendengarkan Vonis Hakim di PN. Lubuk Pakam. (MB)

Medan Berita – Pengadilan Tinggi (PT) Medan yang berlokasi di Jln. Ngumban Surbakti No. 38 A, Medan Selayang menolak upaya hukum banding yang diajukan oleh Terpidana Direktur PT. Karunia Makmur, Amaluddin alias Ali (42) atas putusan vonis yang dijatuhkan kepada dirinya.

Sebelumnya, Direktur Perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kayu beralamat di Desa Bangun Sari, Kec. Tanjung Morawa, Deli Serdang ini, telah divonis 2 tahun penjara dan denda Rp. 200 juta oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam pada tanggal 08/03/2016 lalu.

Vonis ini dikarenakan, Amaluddin membayar upah buruhnya dibawah Upah Minimum Sektoral Kab. Deli Serdang terhitung sejak tahun 2013 – 2014. Ia dinyatakan melanggar Pasal 90 Jo Pasal 185 UU Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003 tentang pembayaran upah dibawah upah minimum.

Humas Pengadilan Tinggi Medan, Bantu Ginting, saat dikonfirmasi dirinya membenarkan kalau vonis terhadap terdakwa Amaluddin telah diputuskan. Disebut kalau hasilnya memperkuat putusan tingkat pertama selama 2 tahun penjara.

“ Iya benar sudah diputus. Hasilnya menguatkan putusan dari Pengadilan Negeri. Beberapa waktu lalulah itu diputus. Ketua Majelisnya pak Sabar Tarigan dan satu anggotanya yang saya ingat pak Abdul Pata,” ujar Bantu, Jum’at (24/06/2016).

Ia menuturkan kalau dalam beberapa hari lagi putusan tersebut sudah dapat dilihat di website Pengadilan Tinggi Medan. Ia mengakui hingga Jum’at siang belum ada dikirimkan salinan putusan ke Pengadilan Negeri Lubuk Pakam.

 

(Laporan dari PT. Medan, MB)

 

 

 

Loading...

Comments

comments

Pos terkait