Hendak Melapor, Pasutri Dipaksa SPKT Berdamai Dengan Pelaku

example banner

Teks Foto : Pasutri saat di Mako Polsek Percut Sei Tuan. (An)

Medan Berita – Merasa tak terima atas perbuatan yang dilakukan kedua pria yang diketahui karyawan Suplemental Security Income (SSI) inisial MIA dan seorang rekannya yang identitasnya belum diketahui, pasutri mendatangi Mako Polsek Percut Sei Tuan guna membuat laporan atas penyebab insiden penganiayaan yang dilakukan keduanya bersama warga tersebut.

Namun saat pasutri, Ahmad Desmi (26) dan istrinya, Nining (24) warga Jln. Pasar VI Sampali, Kec. Percut Sei Tuan bersama kedua pelaku yang telah diamankan warga tiba di kantor polisi, kedua korbanpun selanjutnya hendak membuat laporan atas kejadian yang menimpa mereka, ironisnya petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Aiptu S dan Aipda SP diduga justru memaksa korban agar mau berdamai dengan para pelaku.

” Kami dipaksa harus berdamai. Mau tak mau kami berdamai aja,” ucap Nining singkat kepada Wartawan.

Sementara MIA ketika dikonfirmasi enggan memberikan komentar.

” Sama saja, ambil saja berita dari mereka (korban-red),” cetusnya.

Pantauan Wartawan, sekira pukul 20:00 WIB, perdamaian akhirnya disepakati dengan uang perdamaian sebanyak Rp.8 juta, diduga tanpa diketahui pimpinan Polsek sama sekali. Pelaku dan korban akhirnya meninggalkan kantor polisi tanpa proses hukum yang berlaku. Sedangkan kedua petugas SPKT berinisial SP dan bermarga S diduga sudah menerima uang terima kasih dari pelaku.

Wakapolsek Percut Sei Tuan, AKP Sihombing mengatakan kedua belah pihak memang sepakat untuk berdamai tanpa adanya pembuatan laporan pengaduan terlebih dahulu dari pihak korban.

” Dari pengakuan kedua petugas SPK yang berjaga memang ada ribut-ribut tentang pemukulan. Tapi tidak sampai membuat laporan karena kedua belah pihak sepakat berdamai. Apabila nanti mereka (Petugas SPK) menyalahi prosedur, maka mereka yang bertanggungjawab,” kata Sihombing dihadapan wartawan.

 

(Laporan dari Percut, MB-05)

 

 

Loading...

Comments

comments

Pos terkait