Bentrok di Kompleks Tasbi Menimbulkan Keresahan Warga

example banner

‪Medan Berita – Pasca bentrok yang terjadi di Perumahan Taman Setia Budi (Tasbi) Kota Medan yang mengakibatkan warga sekitaran merasa ketakutan ini belum juga mendapatkan keamanan dan kenyamanan yang sesungguhnya. Bahkan hingga kini informasinya pelaku pengerusakan pos satpam Komplek dan membuat warga resah ini belum juga ditangkap oleh pihak Polresta Medan maupun Polsek Medan Sunggal.

” Kita meminta pihak kepolisian mengambil langkah tegas atas adanya bentrok yang mengakibatkan pos satpam rusak, mengakibatkan petugas keamanan terluka dan membuat warga Komplek Tasbi menjadi resah, kepolisian harus menangkap para pelaku dan dalang dari adanya aksi bentrok yang terjadi,” ujar Ketua Paguyuban Warga Perumahan Taman Setia Budi Indah (Pagar Tasbi), Andri Aulia kepada Wartawan.

Atas adanya insiden bentrok dan satpam liar yang dikelolah oleh sekelompok orang di perumahan ini, PT. Ira mengadakan pertemuan antara warga Perumahan Tasbi, sekelompok warga, kepolisian, Paguyuban Warga Perumahan Taman Setia Budi Indah (Pagar Tasbi) dan perwakilan dari pemerintahan. Pertemuan ini menghasilkan suatu kesepakatan.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz yang hadir dalam pertemuan itu meminta warga Perumahan Tasbi agar bisa duduk berunding mencari jalan keluar terhadap persoalan pengelolaan keamanan dan kebersihan. Pertemuan yang digagas PT. Ira Widya Utama, sebagai pengembang kawasan Perumahan Tasbi dilaksanakan, Sabtu (25/06/2016) sore.

Dalam pertemuan yang berlangsung secara kekeluargaan itu, disepakati untuk membicarakan masalah pengelolaan masalah keamanan dan kebersihan antara PT. Ira, PT. Kani Jaya Sentosa (pihak yang ditunjuk resmi PT. Ira untuk mengelolah) serta perwakilan warga.‬

Atas adanya kesepakatan dalam pertemuan, Ketua Paguyuban Warga Perumahan Taman Setia Budi Indah (Pagar Tasbi/Perkumpulan warga yang legal dengan sudah didaftarkan ke notaris Gongga Marpaung, SH) Aulia Andri, menyambut gembira inisiatif Kapolresta Medan. Ia juga mengapresiasi sikap Kombes Pol Mardiaz yang netral menyikapi persoalan warga perumahan terbesar di Medan itu.‬

‪” Kita apresiasi sikap Kapolresta Medan. Beliau sudah tepat meminta agar pihak-pihak terkait bicara lebih lanjut,” kata Aulia Andri.‬

‪Aulia juga meminta agar Kapolresta Medan tidak mendengarkan pihak-pihak yang sengaja mengatasnamakan warga Tasbi dan ingin mengambil alih pengelolaan keamanan dan kebersihan di komplek ini. Dikatakan Aulia, selaku ketua Pagar Tasbi, ia tidak berminat mengurusi pengelolaan keamanan dan kebersihan.‬

‪” Bagi kami gak ada urusan pengelolaan kebersihan dan keamanan. Biar saja itu diurus pihak-pihak yang profesional. Kami sebagai warga mau hidup tenang saja. Ini kok kayak kurang kerjaan saja memperebutkan pengelolaan, PT Ira harus tegas dalam persoalan ini,”‬ ungkap Aulia menerangkan.

‪Aulia juga mengingatkan terkait isu SARA yang dipakai oleh kelompok-kelompok tertentu untuk meresahkan warga Tasbi. Mereka masih melakukan intimidasi dengan SMS mengancam dengan hal-hal berbau SARA.‬

‪” Maka itu saya ingatkan agar warga tetap bersatu. Tidak terpancing isu SARA. Pagar Tasbi itu kelompok plural. Bukan kelompok atau ikatan satu agama. Kami berkomunikasi antarwarga yang berlainan suku dan agama,” tegasnya lagi.‬

Selain itu, Pagar Tasbi juga melakukan pernyataan sikap diantaranya.

‪” Pagar Tasbi sebagai Paguyuban Warga Perumahan Tasbi memberikan pernyataan diantaranya Pagar Tasbi mendukung sepenuhnya upaya-upaya untuk mendamaikan/membangun keamanan di Kompleks ini. Pagara Tasbi selalu berkomitmen kuat untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang rukun, Damai, Aman, Sentosa dengan berbagai suku dan agama dari seluruh warga dikompleks ini. Pagar Tasbi mendesak PT. Ira sebagai pengembang perumahan agar melakukan peningkatan kualitas/fasilitas publik yang bisa dinikmati seluruh warga Tasbih. Serta secara rutin (1 tahun sekali) melakukan rembuk warga terkait pengelolaan keamaan/kebersihan perumahan. Pagar Tasbi menyatakan tidak setuju adanya pengambil alihan sepihak terhadap pengelolaan keamanan dan kebersihan dari sebuah kelompok warga dan seolah-olah mengatasnamakan seluruh warga perumahan Tasbi. Pagar Tasbi juga meminta PT. Kani Jaya Sentosa sebagai pihak ketiga yang ditunjuk PT. Ira agar memperbaiki kinerjanya dalam tugas dan tanggung jawabnya. Ini kami perbuat bertujuan untuk hidup bersama dalam baik, rukun dan damai tinggal di Kompleks Tasbi ini,” ujar Aulia Andri menegaskan.

 

(Laporan dari Medan Sunggal, MB-06)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait